BYD Atto 1 Premium sebanyak 1.897 unit, sebelumnya 107 unit.
Geely EX2 MAX sebanyak 1.340 unit, sebelumnya 1.270 unit.
Honda Brio Satya S sebanyak 1.259 unit, sebelumnya 1.206 unit.
Toyota Veloz 1.5 V HEV A/T sebanyak 1.235 unit, sebelumnya 1.045 unit.
BYD Atto 1 Standard sebanyak 1.187 unit, sebelumnya 1.101 unit.
Toyota Avanza 1.5 G CVT sebanyak 1.161 unit, sebelumnya 1.144 unit.
Toyota Rush 1.5 GR Sport Imp (M/T) sebanyak 1.116 unit, sebelumnya 1.405 unit.
Data tersebut memperlihatkan bahwa mobil listrik bukan lagi sekadar pelengkap dalam daftar penjualan kendaraan nasional. Jaecoo dan BYD sudah menempati posisi penting, sementara Geely ikut meramaikan persaingan. Merek-merek lama pun mau tidak mau harus menghadapi kenyataan bahwa konsumen Indonesia mulai punya lebih banyak pilihan daripada sekadar mobil bensin yang sudah akrab sejak zaman kaset pita.