Mulai 2027, Anak SD Kelas 3 Wajib Belajar Bahasa Inggris, Guru Masih Disiapkan

Senin 05-10-2026,08:00 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Bahasa Inggris bakal naik pangkat di sekolah dasar. Mulai tahun akademik 2027/2028, pemerintah akan menjadikannya mata pelajaran wajib bagi siswa kelas 3 SD di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan kebijakan tersebut saat menghadiri Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat, 2 Oktober 2026.

“Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib yang mulai diajarkan pada tahun akademik 2027/2028, mulai kelas 3 SD,” kata Mu’ti sebagaimana dilansir Antara, Minggu, 4 Oktober 2026.

Namun, pemerintah rupanya belum bisa sekadar menyuruh anak-anak belajar bahasa Inggris lalu berharap mereka mendadak cas cis cus. Persoalan guru justru menjadi pekerjaan rumah yang sedang dibereskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pemerintah kini mematangkan persiapan, terutama memastikan jumlah dan kemampuan tenaga pendidik yang akan mengajarkan dasar-dasar bahasa Inggris kepada siswa SD. Sebagai tahap awal, Kemendikdasmen akan memberikan pelatihan kepada guru kelas agar memiliki kemampuan dasar untuk mengajar bahasa Inggris.

Mu’ti memastikan pemerintah belum berencana membuka pengangkatan guru khusus bahasa Inggris. Pengecualian bisa terjadi apabila kebutuhan tersebut masuk dalam formasi Calon Pegawai Negeri Sipil yang dibuka pemerintah.

BACA JUGA:Partai Gurem Melawan, Ambang Batas Pemilu Mau Dipangkas Jadi 1 Persen

Pemilihan kelas 3 SD sebagai titik awal juga bukan tanpa alasan. Menurut Mu’ti, usia tersebut dianggap menjadi momentum yang pas untuk mengenalkan bahasa Inggris dengan pendekatan yang tidak membuat anak merasa sedang menghadapi ujian hidup.

Targetnya sederhana, anak-anak berani menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi tanpa terlalu sibuk memikirkan apakah setiap kata yang keluar sudah benar atau belum.

“Kita ingin membuat anak-anak ini belajar dengan gembira walaupun salah,” ujar Mu’ti.

Selain bahasa Inggris, pemerintah juga mendorong penguasaan bahasa asing lainnya. Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang beberapa kali menekankan pentingnya kemampuan bahasa asing sejak usia dini.

Dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026, Prabowo bahkan meminta pembelajaran bahasa asing dimulai sejak kelas 1 SD.

“Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing; bahasa yang paling penting: bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa Jepang, Korea, bahasa Spanyol, dan bahasa Prancis,” ucap Prabowo.

BACA JUGA:Ijazah Gibran Disoal Lagi, Denny Indrayana Bongkar Cacat Administratif yang Bisa Bikin Didiskualifikasi

Artinya, urusan bahasa asing di sekolah dasar ke depan bukan lagi sekadar hafalan vocabulary dan latihan mengisi titik-titik. Pemerintah ingin anak-anak Indonesia mulai terbiasa berkomunikasi dalam bahasa asing sejak bangku sekolah dasar. Tinggal satu pertanyaan yang tak kalah penting, apakah kemampuan gurunya juga sudah siap diajak ngomong bahasa Inggris sejak awal?

Kategori :