Viral Kericuhan Karnaval Sound Horeg di Malang, Warga Dipukul Usai Protes Kebisingan

Viral Kericuhan Karnaval Sound Horeg di Malang, Warga Dipukul Usai Protes Kebisingan

Viral Kericuhan Karnaval Sound Horeg di Malang, Warga Dipukul Usai Protes Kebisingan-X @Pai_C1-X @Pai_C1

BACA JUGA:Viral Penjual Nasi Goreng Tetap Berjualan Meski Banjir Setinggi Pinggang, Warganet Salut

"Serius ini pemerintah enggak ada yang anggap ini sebagai masalah?? Udah banyak yang komplain, banyak yang dirusak dan juga ini acara sampah banget, apa bagusnya sih??," tulis akun @alm***. 

"Bersenang-senang boleh tapi jangan sampai mengorbankan ketenangan orang lain. Ada bayi, ada orang sakit, harusnya kita punya rasa. Semoga kedepan, Kegiatan seperti ini lebih bijak dan manusiawi," tulis akun @roh***. 

"Kayak dibiarkan aja ya mereka itu, kuat banget bekingnya," tulis akun @str***. 

"Kalau kayak gini sebenernya tinggal tuntut kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas sama Polsek terdekat karena acara kayak gini itu pasti sudah ada ijin dari orang-orang itu semua. Jadi tinggal Mendagri sama Polri TNI gimana actionnya itu aja sih," tulis akun @nad***. 

BACA JUGA:Viral Pengamen Ngamuk di Warung Bakso Gegara Dilarang Ngamen, Reaksinya Terekam Jelas

"Gubernurnya ngapain? Masih dianggap kesenian lokal yang patut diapresiasi? Agak laen aja sih menurut gw," tulis akun @agu***. 

Berakhir Damai

Setelah korban membuat laporan ke polisi, kedua pihak memilih untuk tidak melanjutkan proses hukum dan dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. 

Proses mediasi dan kesepakatan damai ditandatangani oleh kedua pihak pada Senin (14/7/2025). 

Peserta karnaval yang melakukan pemukulan telah meminta maaf dan siap mengganti biaya pengobatan dan kerugian materil sebesar Rp2 juta kepada korban sebagai bentuk tanggung jawab. 

Laporan yang sempat dibuat oleh korban di Polresta Malang Kota kini telah dicabut. 

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya