Link Film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck: Dua Hati yang Terpisah oleh Status dan Takdir
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck: Dua Hati yang Terpisah oleh Status dan Takdir-@duniafilm-Instagram
JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah film drama romantis epik Indonesia yang disutradarai oleh Sunil Soraya.
Film ini diadaptasi dari novel klasik dengan judul yang sama karya Hamka.
Kisahnya berlatar di era 1930-an dan mengeksplorasi tema cinta terlarang, adat istiadat, dan perjuangan kelas sosial yang memilukan.
BACA JUGA:Usaha Makin Meluas? Yuk Ajukan KUR Bank BRI 2025 Plafon Rp 150 Juta!
Cerita dimulai dengan Zainuddin (Herjunot Ali), seorang pemuda Minang-Makassar, yang pergi ke Padang Panjang, Sumatera Barat, tanah asal ayahnya.
Di sana, ia bertemu dengan Hayati (Pevita Pearce), seorang gadis Minang yang cantik dan berstatus sosial tinggi.
Hayati dan Zainuddin mereka berdua segera jatuh cinta.
Namun, hubungan mereka ditentang keras oleh adat dan keluarga Hayati.
BACA JUGA:Viral Polisi Berprofesi Ganda Jadi Badut Usai Kerja, Gak Punya Rasa Gengsi
Zainuddin, yang hanya berdarah campuran dan tidak memiliki harta, dianggap tidak pantas untuk Hayati.
Ia dipandang sebagai orang asing yang tidak memiliki status sosial yang sama.
Karena tekanan keluarga, Hayati dipaksa untuk meninggalkan Zainuddin dan menikah dengan Aziz (Reza Rahadian), seorang pria Minang kaya raya.
Zainuddin, yang patah hati, kemudian merantau ke Batavia (Jakarta) dan menjadi seorang penulis terkenal dengan nama pena.
BACA JUGA:122 Juta Rekening Sudah Diblokir, Sekarang Giliran E-Wallet? Begini Kata PPATK!
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-