Mundur dari DPR Demi Kursi Menpora? Begini Jawaban Rahayu Saraswati
Mundur dari DPR Demi Kursi Menpora? Begini Jawaban Rahayu Saraswati-@rahayusaraswati-Instagram
JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menegaskan bahwa keputusannya mundur dari DPR RI tidak ada kaitannya dengan peluang menduduki jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut, jika tujuannya hanya untuk masuk kabinet, maka tidak perlu melepas kursi legislatif yang diperolehnya melalui pemilu.
Rahayu Saraswati Tegaskan Tidak Incar Posisi Menpora
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa 16 September 2025, Sara menjelaskan bahwa dirinya tidak berambisi masuk ke Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
“Ini tidak ada kaitannya dengan jabatan Menpora. Kalau itu tujuannya, saya tidak perlu mundur dari DPR RI,” tegasnya.
Ia juga menyinggung tudingan yang kerap dialamatkan kepadanya terkait status keluarga.
Menurutnya, jabatan yang ia raih di DPR saja kerap dikaitkan dengan faktor kekerabatan, apalagi jika sampai masuk kabinet.
“Di DPR, di mana saya terpilih langsung oleh rakyat, saya masih dituding dapat kursi karena keponakan. Apalagi kalau jadi menteri,” ujarnya.
Capaian Kinerja di DPR
Dalam unggahan yang sama, Rahayu Saraswati menampilkan sejumlah pencapaiannya selama Masa Sidang IV DPR tahun sidang 2024–2025.
BACA JUGA:Program Spesial Hyundai September 2025: Bunga 0 Persen, DP Ringan, hingga Asuransi Gratis
Pada periode 26 Juni hingga 14 Agustus 2025, ia mencatat:
- Mengikuti 15 rapat resmi DPR.
- Menghadiri 5 kali kunjungan Komisi VII DPR dan BKSAP.
- Melaksanakan 191 kegiatan di luar agenda formal DPR.
- Selain itu, ia juga menyoroti fungsi pengawasan dan anggaran terhadap beberapa kementerian mitra kerja Komisi VII, yakni Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Perindustrian.
BACA JUGA:Kasus Terbaru, Pembagian Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat Baru Sampai Jam 9 Malam
Reshuffle Kabinet Prabowo dan Isu Menpora
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pada Senin (8/9/2025). Lima menteri diganti, meliputi posisi Menko Polhukam, Menteri Keuangan, Menpora, Menteri Koperasi, dan Menteri P2MI.
Meski demikian, masih ada dua kursi menteri yang belum terisi, yakni Menko Polhukam dan Menpora. Hal inilah yang memunculkan spekulasi mengenai siapa calon kuat pengisi jabatan tersebut, termasuk dikaitkan dengan nama Rahayu Saraswati.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-