Fresh Graduate Siap-Siap, Airlangga Umumkan Program Magang Nasional Bergaji UMP

Fresh Graduate Siap-Siap, Airlangga Umumkan Program Magang Nasional Bergaji UMP

Airlangga Hartarto umumkan program magang nasional bagi fresh graduate. Peserta digaji setara UMP enam bulan, target 20 ribu lulusan.-Foto: IG @airlanggahartarto_official-

JAKARTA, Semaraknews.co.id – Pemerintah lagi-lagi menyiapkan jurus baru untuk menampung ribuan fresh graduate yang kerap bingung “habis wisuda mau ke mana.” Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut program magang nasional kini sedang difinalkan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Targetnya, para sarjana baru bisa langsung ditangkap dunia kerja sebelum keburu masuk ke barisan pengangguran terdidik.

“Program magang sedang dimatangkan Menristekdikti. Tapi salah satunya adalah mereka yang eligible adalah yang lulus maksimal 1 tahun. Sehingga bisa fresh graduate,” ujar Airlangga usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 16 September 2025.

Airlangga menegaskan program ini terbuka untuk semua perusahaan, baik swasta maupun BUMN, lewat skema kerja sama link and match dengan perguruan tinggi.

"Swasta atau milik negara dan akan ada kerja sama link and match antara perguruan tinggi dan perusahaan-perusahaan tersebut,” katanya.

BACA JUGA:Istana Siapkan Reshuffle Episode Baru, Siapa Duduki Kursi Panas Menko Polkam dan Menpora?

Kalau sesuai rencana, program ini akan kick-off pada kuartal keempat 2025, berlaku serentak di seluruh Indonesia. Biar tidak terkesan magang “sukarela tapi dipaksa”, peserta dijanjikan bakal digaji sesuai upah minimum provinsi (UMP) daerah masing-masing. “Sesuai dengan UMP daerah masing-masing,” kata Airlangga.

Tak hanya itu, biaya gaji untuk enam bulan penuh akan ditanggung pemerintah. Ya, setidaknya ada sedikit kelegaan buat para orang tua yang baru saja menunaikan kewajiban membiayai kuliah anaknya. 

Airlangga menyebut program ini termasuk dalam delapan program akselerasi pembangunan 2025, dengan alokasi anggaran mencapai Rp198 miliar.

“itu (lulusan) di-link and match-kan, dikerjasamakan dengan sektor industri, di mana penerima manfaat di tahap pertama 20 ribu orang, dan selama proses bekerja diberikan uang saku sebesar upah minimum, UMP. Dan ini untuk 6 bulan, dan anggarannya sudah disediakan sebesar Rp 198 miliar,” jelas Airlangga.

BACA JUGA:Strategi Investasi Kripto untuk Pemula: Tips dari Yudhono Rawis, Pilih 5 Koin Ini Biar Aman

Dengan kata lain, 20 ribu fresh graduate dari S1, D3, atau setara, siap digiring ke dunia industri—setidaknya untuk enam bulan pertama. Setelah itu, ya tergantung nasib: lanjut jadi pegawai tetap atau balik lagi ikut antre CPNS.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya