Rombongan Presiden Prabowo Dikabarkan Tidur di New York Aman, Tarifnya Capai Rp 100 Juta per Malam
Rombongan Presiden Prabowo disebut menginap di Hotel Aman New York dengan tarif hingga Rp 100 juta per malam, publik pun menyoroti gaya hidup mewah ini.-Foto: IG @presidenrepublikindonesia-
JAKARTA, Semaraknews.co.id – Rombongan Presiden Prabowo Subianto disorot publik usai disebut menginap di Hotel Aman New York selama rangkaian Sidang Majelis Umum ke-80 PBB. Prabowo diketahui berpidato di forum dunia itu pada Selasa, 23 September 2025.
Isu hotel mewah itu pertama kali diembus akun kolektif Bareng Warga di X pada Senin, 22 September 2025. Mereka menyebut tarif kamar di Aman New York bisa tembus USD 6.000 atau Rp 100 juta sampai USD 25.000 atau Rp 417 juta per malam. SemarakNews menelusuri situs resmi Aman New York dan menemukan harga kamar memang ada di kisaran US$ 2.000 atau Rp 30 juta sampai US$ 6.000 atau Rp 100 juta per malam. Jadi, jelas ini bukan penginapan kelas melati.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro memilih mengelak saat awak media mengonfirmasi hal tersebut. “Kalau kasih pertanyaan yang bisa saya jawab dong,” katanya di Gedung Kemensetneg, Jakarta Pusat, Rabu, 24 September 2025. Jawaban yang bikin publik tambah penasaran, bukannya reda.
Sorotan makin ramai setelah muncul unggahan Glory Lamria Aritonang, diaspora Indonesia di AS, yang sempat pamer berenang di Hotel Aman New York. Dari situlah muncul dugaan mahasiswa dan diaspora ikut menikmati fasilitas hotel kelas sultan.
BACA JUGA:Sahroni Hitung-hitungan Usai Dijarah, Katanya Rugi Rp 80 Miliar
Sayangnya, unggahan stori tersebut sudah kadaluwarsa. Bareng Warga bahkan menuding wawancara dengan diaspora diatur wartawan istana. Tuduhan ini langsung ditepis Juri Ardiantoro. Menurutnya, tidak ada settingan. “Orang sudah tahu kok presiden melakukan sesuatu yang nyata, yang benar,” ujarnya.
Terlepas dari drama hotel mewah, agenda Prabowo di New York memang padat. Ia mendapat kehormatan berpidato di urutan ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat. “Habis Brasil yang selalu nomor satu. Amerika yang selalu nomor dua. Baru kasih kesempatan kepada Indonesia, saking menghormati Indonesia,” kata Prabowo dalam keterangan resmi, Rabu, 23 September 2025.
Prabowo menggunakan panggung PBB untuk menegaskan posisi Indonesia dalam isu perdamaian global, terutama konflik Gaza. “Terutama mendorong penyelesaian konflik di semua tempat, tapi yang paling utama bagi kita tentunya adalah jeritan penderitaan rakyat Gaza,” ucapnya.
Menurut Prabowo, sikap Indonesia dianggap realistis oleh para pemimpin dunia dan mendapat banyak respons positif. Selain berpidato, ia juga mengikuti Konferensi Internasional Tingkat Tinggi soal Palestina dan solusi dua negara, serta Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden AS Donald Trump.
BACA JUGA:Jejak Pendidikan Gibran Berubah-ubah, Roy Suryo Bilang Fatal, Bukan Typo Biasa
Prabowo pun bertemu Sekjen PBB António Guterres dan tokoh filantropi dunia Bill Gates, bahkan sempat menganugerahkan tanda kehormatan bagi Gates atas dedikasinya. Agenda resmi memang berjalan, tapi publik tetap tak bisa mengabaikan satu pertanyaan sederhana. Dari semua hotel di New York, kenapa harus yang tarifnya bisa bikin rakyat biasa mikir seribu kali?
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-