Filipina Dilanda Gempa Besar 7,4 SR, Otoritas Catat Lebih dari 800 Gempa Susulan

Filipina Dilanda Gempa Besar 7,4 SR, Otoritas Catat Lebih dari 800 Gempa Susulan

Gempa Dahsyat Guncang Filipina Selatan, Warga Mindanao Terpaksa Tidur di Luar Rumah Akibat Ratusan Gempa Susulan---Freepik

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Para penyintas gempa bumi besar di wilayah selatan Filipina terbangun dalam keadaan panik pada Sabtu 11 Oktober 2025, setelah ratusan gempa susulan mengguncang Pulau Mindanao sepanjang malam.

Gempa utama berkekuatan 7,4 dan 6,7 magnitudo yang terjadi pada Jumat malam menyebabkan kerusakan parah di sejumlah daerah pesisir.

Badan meteorologi dan seismologi Filipina melaporkan bahwa sedikitnya delapan orang meninggal dunia, sementara jumlah korban luka dan total kerusakan masih dalam proses pendataan.

BACA JUGA:Getaran Gempa Bumi Dahsyat Sulawesi Utara Terasa Sampai Aceh, BMKG Beri Peringatan

Warga Mindanao Tidur di Luar Ruangan

Rasa takut masih menyelimuti penduduk Pulau Mindanao yang berpenduduk sekitar 1,8 juta jiwa.

Banyak warga memilih bermalam di luar ruangan karena khawatir bangunan akan runtuh akibat gempa susulan.

Mereka tidur di bawah terpal, di dalam mobil, bahkan di taman-taman kota dengan perlengkapan seadanya.

Di Manay, salah satu kotamadya berpenduduk 40.000 jiwa, warga bahu-membahu membersihkan puing-puing dan pecahan kaca dari rumah serta toko-toko yang rusak.

“Rumah kecil dan toko kami hancur. Kami tidak punya tempat tidur, tidak ada listrik, dan tidak ada makanan,” ujar Ven Lupogan, salah satu warga Manay, kepada AFP.

BACA JUGA:Bisa Picu Tsunami Besar! BMKG Peringatkan Potensi Gempa Megathrust 8,8 di Selatan Jawa, Daerah Mana Saja?

Rumah sakit pemerintah di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan berat.

Banyak pasien terpaksa dirawat di luar gedung sambil menunggu pemeriksaan medis karena bangunan utama dianggap tidak lagi aman.

Terjadi Lebih dari 800 Gempa Susulan

Badan seismologi Filipina mencatat lebih dari 800 gempa susulan sejak gempa pertama mengguncang wilayah itu.

Aktivitas seismik diperkirakan masih akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan, mengingat Mindanao merupakan wilayah yang dilalui banyak patahan aktif.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya