Parah! Modus Lowongan Pilot, Pria Berinisial RTI Tipu Korban hingga Rp 1,3 Miliar

Parah! Modus Lowongan Pilot, Pria Berinisial RTI Tipu Korban hingga Rp 1,3 Miliar

Penipu Lowongan Kerja Pilot Terancam 4 Tahun Penjara---Dok. Istimewa

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Seorang pria berinisial RTI harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga melakukan penipuan berkedok lowongan kerja menjadi pilot.

Total kerugian yang dialami para korban diperkirakan mencapai Rp 1,3 miliar.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono menyebutkan bahwa hingga saat ini sudah ada tiga orang korban yang melapor dengan nilai kerugian berbeda.

“Kerugiannya bervariasi, mulai dari Rp 35 juta, Rp 550 juta, hingga Rp 800 juta. Kemungkinan jumlah korban bisa bertambah. Kami masih melakukan pendalaman,” ujar Yandri pada Senin 17 November 2025.

BACA JUGA:Honda Brio 2026 Resmi Meluncur: Desain Makin Sporty, Fitur Modern, Harga Tetap Ramah Kantong

Kasus ini terungkap setelah salah satu korban berinisial ENA mencari lowongan kerja untuk posisi pilot pada Minggu 15 November 2025.

Ia memperoleh nomor kontak RTI dari rekannya berinisial B, lalu mulai berkomunikasi melalui WhatsApp.

Menurut Kanit 3 Satreskrim Polres Bandara Soetta, Ipda Astono, korban dan pelaku sempat beberapa kali bertemu di sebuah kafe di kawasan bandara.

Dalam pertemuan itu, RTI memaparkan tahapan seleksi pilot dan memberikan jaminan bahwa ENA pasti diterima, asalkan membayar sejumlah uang.

BACA JUGA:Aturan Penulisan Nama di Paspor: Jangan Sampai Salah, Bisa Gagalkan Perjalanan ke Luar Negeri!

“Korban akhirnya menyetujui permintaan pelaku dan mentransfer total Rp 550 juta ke rekening RTI sebanyak delapan kali, mulai 17 September sampai 20 Oktober 2024,” jelas Astono.

Setelah pembayaran dinyatakan lunas, RTI meminta waktu tiga bulan untuk proses rekrutmen.

Ia juga berjanji mengembalikan uang apabila proses seleksi tidak berjalan sesuai yang dijanjikan.

Namun hingga batas waktu yang dijanjikan, tidak ada perkembangan. Pelaku justru terus menghindar dan mencoba mengulur waktu.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya