12 Jam Live Bareng Penyandang Disabilitas, Scarlett Jadi Pionir Brand Kecantikan
Scarlett Cetak Sejarah Lewat Live Shopping Inklusif Bersama Penyandang Disabilitas---Scarlett
Fokus program ini tidak berhenti pada satu acara, tetapi membekali peserta dengan keterampilan yang dapat digunakan dalam jangka panjang.
Founder Setara Berdaya, Nicky Clara, menekankan bahwa kolaborasi ini berlandaskan penguatan kapasitas, bukan sekadar simpati.
“Kami ingin membangun talenta disabilitas yang kompeten, percaya diri, dan mampu bersaing secara profesional. Kerja sama dengan Scarlett memperluas peluang tersebut secara signifikan,” ungkapnya.
Sebagai mitra komunitas, Setara Berdaya memastikan proses kurasi, pendampingan, dan pelatihan dilakukan secara adaptif sesuai kebutuhan masing-masing peserta, baik melalui pendampingan daring maupun luring.
Scarlett Beauty Impact untuk Dampak Jangka Panjang
Chief Marketing Officer Scarlett, Fiona Anjani Foebe, menegaskan bahwa Scarlett Beauty Impact berfokus pada pemberdayaan berkelanjutan, bukan aksi sesaat.
“Kami ingin membuka jalan menuju kemandirian ekonomi jangka panjang. Kami juga bangga melihat Sahabat Scarlett ikut terlibat dengan menyumbangkan likes, sehingga inisiatif ini menjadi gerakan kolektif yang berdampak,” ujarnya.
Ke depan, Scarlett dan Setara Berdaya berencana memperluas pelatihan keterampilan digital lainnya agar semakin banyak penyandang disabilitas dapat mengakses peluang ekonomi secara mandiri dan inklusif.
Komitmen ini sejalan dengan visi Scarlett Beauty Impact dalam memberdayakan perempuan, meningkatkan kesejahteraan komunitas, serta menciptakan ruang yang lebih setara bagi semua. Melalui kerja sama berkelanjutan, Scarlett berharap dapat melahirkan gerakan sosial yang konsisten, berdampak nyata, dan mengangkat potensi ribuan talenta disabilitas di seluruh Indonesia.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-