Kasus Autoimun Meningkat, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya
Perempuan Lebih Rentan Autoimun, Dokter Ungkap Penyebab dan Cara Deteksi Dini---Dok. Istimewa
dr. Syahrizal, Sp.PD, Subsp.A.I(K), D, Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Alergi-Imunologi di Primaya Hospital Bekasi Barat, menekankan bahwa mengenali gejala sejak awal sangat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi.
Ia menyarankan masyarakat segera berkonsultasi jika gejala berlangsung lama atau terus berulang. Proses diagnosis biasanya dilakukan melalui tahapan:
evaluasi riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
penilaian pola gejala
pemeriksaan fisik menyeluruh
pemeriksaan laboratorium dan tes penunjang lainnya
BACA JUGA:Studi Nature Ungkap Potensi Serap 23,4 Gt Karbon: Hutan Bisa Balik Lagi Tanpa Tanam Pohon!
Perempuan Lebih Rentan, Ini Alasannya
Penyakit autoimun disebut paling banyak menyerang perempuan usia 15–44 tahun. Bahkan, data Global Autoimmune Institute tahun 2024 menunjukkan sekitar 78% penderita autoimun adalah perempuan.
Kecenderungan ini dikaitkan dengan faktor biologis, antara lain:
peran kromosom X
fluktuasi hormon (khususnya estrogen)
sistem reproduksi dan perubahan hormon saat siklus bulanan atau kehamilan
respons imun perempuan yang berbeda dibanding laki-laki
BACA JUGA:Daftar Lengkap Game PC Rilis Januari 2026, Ada Code Vein 2 hingga Pathologic 3
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-