Lonjakan Penumpang Kereta Api Masih Tinggi Jelang Tahun Baru 2026, KAI Catat 3,38 Juta Tiket Terjual Selama Nataru
Penumpang Kereta Api-ilustrasi-berbagai sumber
SEMARAKNEWS.CO.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta api jarak jauh selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Meski Hari Natal telah berlalu, arus penumpang hingga menjelang pergantian tahun masih berada di level tinggi.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa konsistensi layanan yang diberikan seluruh entitas KAI Group menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas nasional selama masa angkutan Nataru.
“Konsistensi layanan seluruh entitas KAI Group selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru menjaga kesinambungan mobilitas nasional, memperkuat pergerakan wisata domestik, serta mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah hingga pergantian tahun,” ujar Anne dalam keterangannya, Minggu (28/12/2025).
BACA JUGA:Deretan Merek Motor Baru Ramaikan Pasar Indonesia Sepanjang 2025, dari Listrik hingga Moge Premium
Stasiun Pasar Senen Jadi yang Tersibuk Selama Nataru
Berdasarkan data KAI per 27 Desember 2025, sejumlah stasiun mencatat volume penumpang yang sangat tinggi. Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan terbanyak selama periode Nataru, disusul beberapa stasiun utama lainnya di Pulau Jawa.
Tingginya jumlah penumpang ini mencerminkan peran strategis kereta api sebagai moda transportasi andalan masyarakat, baik untuk mudik, wisata, maupun perjalanan bisnis.
3,38 Juta Tiket Terjual, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 100 Persen
Secara keseluruhan, KAI mencatat penjualan 3,38 juta tiket selama masa Angkutan Nataru periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Rinciannya sebagai berikut:
-
Tiket kereta api jarak jauh: 2,83 juta tiket
-
Setara 102,8 persen dari kapasitas 2,7 juta tempat duduk
-
-
Tiket kereta api lokal: 548.932 tiket
-
Setara 73,7 persen dari total 745.056 tempat duduk
-
Okupansi kereta api jarak jauh yang melebihi 100 persen terjadi karena adanya penumpang dinamis, yakni penumpang yang naik dan turun di berbagai stasiun antara rute awal dan tujuan akhir.
KAI Sediakan 3,5 Juta Tempat Duduk Selama Angkutan Nataru
Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, KAI menyediakan total 3,5 juta tempat duduk selama masa Angkutan Nataru. Kapasitas tersebut mencakup layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal, guna mengakomodasi perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, hingga aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Langkah ini dinilai efektif dalam menjaga distribusi penumpang serta meminimalkan kepadatan ekstrem di satu titik perjalanan.
KAI Group Layani 13,26 Juta Penumpang Hingga 26 Desember 2025
Tak hanya kereta jarak jauh dan lokal, seluruh entitas KAI Group juga mencatat tingginya volume penumpang selama periode 18–26 Desember 2025.
Secara kumulatif, KAI Group melayani 13,26 juta penumpang, dengan rincian:
-
KA Jarak Jauh dan KA Lokal KAI: 1,99 juta penumpang
-
KAI Commuter: 9,9 juta penumpang
-
Whoosh (KCIC): 187.368 pelanggan
-
KA Makassar–Parepare: 10.767 pelanggan
-
LRT Sumsel: 137.407 pelanggan
-
LRT Jabodebek: 716.598 pelanggan
-
KAI Bandara: 205.912 pelanggan
-
KAI Wisata: 12.255 pelanggan
Data ini menunjukkan peran besar transportasi berbasis rel dalam menopang mobilitas nasional selama musim libur panjang.
BACA JUGA:Budget Rp90 Jutaan? Ini 5 Mobil Suzuki Bekas Paling Worth It Dibeli, Dari MPV hingga Hatchback
Daftar 10 Stasiun dengan Volume Penumpang Tertinggi Selama Nataru
Berikut 10 stasiun tersibuk dengan volume pelanggan tertinggi selama masa Angkutan Nataru 2025/2026:
-
Stasiun Pasar Senen: 230.640 pelanggan
-
Stasiun Yogyakarta: 182.916 pelanggan
-
Stasiun Gambir: 178.258 pelanggan
-
Stasiun Bandung: 101.629 pelanggan
-
Stasiun Surabaya Pasar Turi: 94.875 pelanggan
-
Stasiun Lempuyangan: 93.970 pelanggan
-
Stasiun Semarang Tawang: 93.189 pelanggan
-
Stasiun Bekasi: 92.129 pelanggan
-
Stasiun Surabaya Gubeng: 89.686 pelanggan
-
Stasiun Purwokerto: 88.583 pelanggan
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-