Gaji Habis, Utang Numpuk? Financial Planning Ini Bisa Jadi Penyelamat

Gaji Habis, Utang Numpuk? Financial Planning Ini Bisa Jadi Penyelamat

Literasi Keuangan Rendah, Masalah Finansial Makin Dekat dengan Kehidupan---Freepik

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Dalam beberapa tahun terakhir, masalah keuangan semakin sering hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, mulai dari utang keluarga, pinjaman teman, kartu kredit, koperasi, hingga pinjaman online.

Literasi keuangan Indonesia yang belum merata membuat banyak orang terjebak keputusan finansial tanpa perhitungan matang.

Tak hanya itu, maraknya judi online dan investasi bodong memperparah kondisi keuangan masyarakat.

Meski data OJK mencatat peningkatan inklusi keuangan, faktanya baru sekitar 50 persen masyarakat benar-benar memahami pengelolaan keuangan, sementara lebih dari 85 persen sudah bisa mengakses produk keuangan.

BACA JUGA:Doa Penghapus Dosa Zina: Amalan Ringan yang Penuh Harapan Ampunan Allah

Financial Planning Bukan Hal Menakutkan

Banyak orang menghindari perencanaan keuangan karena merasa istilah keuangan terdengar rumit. Padahal, financial planning untuk pemula sesungguhnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Perencanaan keuangan bisa dianalogikan seperti road trip. Saat bepergian jauh, orang akan merencanakan rute, biaya, kendaraan, dan tujuan. Anehnya, untuk perjalanan hidup yang jauh lebih panjang, banyak orang justru berjalan tanpa rencana keuangan yang jelas.

Langkah Pertama: Tentukan Tujuan Keuangan Hidup

Langkah awal dalam perencanaan finansial adalah menentukan tujuan keuangan. Setiap orang boleh memiliki target berbeda, seperti membeli rumah, menikah, liburan, membeli mobil, atau menyiapkan dana pensiun.

Tujuan keuangan sebaiknya spesifik, terukur, dan realistis, misalnya membeli rumah Rp1 miliar dalam lima tahun atau menyiapkan dana pernikahan Rp200 juta dalam dua tahun. Target yang jelas memudahkan perhitungan dan strategi.

BACA JUGA:RSUD Beriman Balikpapan Buka Rekrutmen Tenaga BLUD 2026, Peluang untuk Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan

Susun Skala Prioritas agar Tidak Kehabisan Energi

Dalam manajemen keuangan pribadi, skala prioritas adalah kunci. Sama seperti liburan dengan waktu terbatas, tidak semua tujuan bisa dikejar bersamaan.

Tentukan tiga tujuan utama yang paling penting saat ini. Fokus pada prioritas membantu keuangan tetap terarah dan mencegah stres akibat terlalu banyak target yang ingin dicapai sekaligus.

Kenali Kondisi Keuangan: Empat Hal Wajib Dicek

Untuk menyusun strategi keuangan yang sehat, ada empat hal utama yang wajib diketahui:

  • Penghasilan bulanan
  • Pengeluaran rutin
  • Aset yang dimiliki
  • Utang yang harus dibayar

Dari sini, seseorang bisa mengetahui cash flow positif atau negatif, sekaligus menghitung net worth. Jika utang lebih besar dari aset, itu tanda kondisi keuangan perlu segera diperbaiki.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya