AI Bikin PHK Massal? Penelitian ECB Justru Sebut Perusahaan Tambah Karyawan

AI Bikin PHK Massal? Penelitian ECB Justru Sebut Perusahaan Tambah Karyawan

AI dan Masa Depan Pekerjaan: Studi ECB Ungkap Dampak yang Tak Terduga---Freepik

Hal ini menunjukkan bahwa AI dan lapangan kerja memiliki hubungan yang lebih kompleks daripada sekadar penggantian tenaga manusia oleh mesin.

Perusahaan Pengguna AI Lebih Banyak Merekrut Karyawan

Menurut hasil analisis yang dipublikasikan oleh European Central Bank, perusahaan yang menggunakan AI secara intensif memiliki peluang lebih besar untuk menambah tenaga kerja.

Penelitian mengenai dampak AI terhadap pekerjaan tersebut juga ditulis oleh dua ekonom ECB, yaitu Laura Lebastard dan David Sondermann.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa perusahaan yang aktif menggunakan kecerdasan buatan di dunia kerja memiliki kemungkinan sekitar empat kali lebih besar untuk merekrut staf tambahan dibandingkan perusahaan yang tidak memanfaatkan AI.

Artinya, tren penggunaan AI perusahaan saat ini cenderung lebih mendorong perekrutan karyawan daripada melakukan pemutusan hubungan kerja.

Selain meningkatkan kebutuhan tenaga kerja saat ini, investasi AI perusahaan juga menciptakan ekspektasi positif terhadap pertumbuhan lapangan kerja di masa depan.

Perusahaan yang berencana mengembangkan kecerdasan buatan di dunia kerja umumnya memperkirakan bahwa ekspansi teknologi tersebut akan membuka peluang bisnis baru.

Dengan demikian, hubungan antara AI dan lapangan kerja tidak selalu identik dengan pengurangan tenaga kerja, tetapi juga dapat menciptakan jenis pekerjaan baru yang sebelumnya belum ada.

Studi Lain Sebut Risiko PHK Tetap Ada

Meski hasil survei ECB menunjukkan optimisme terhadap dampak AI terhadap pekerjaan, sejumlah penelitian lain memberikan pandangan berbeda.

Salah satunya adalah studi yang dilakukan oleh Ifo Institute yang menyoroti potensi risiko pengurangan tenaga kerja akibat otomatisasi.

Dalam penelitian mengenai kecerdasan buatan di dunia kerja tersebut, lebih dari seperempat perusahaan di Jerman memperkirakan bahwa penggunaan AI perusahaan dapat menyebabkan PHK dalam lima tahun ke depan.

Hal ini menunjukkan bahwa AI dan lapangan kerja masih menjadi topik yang terus berkembang dan membutuhkan pengamatan jangka panjang.

Survei yang dilakukan oleh European Central Bank melibatkan sekitar 5.000 perusahaan dari berbagai sektor ekonomi di Eropa.

Dalam survei mengenai investasi AI perusahaan tersebut, sekitar dua pertiga responden menyatakan bahwa karyawan mereka sudah mulai menggunakan teknologi AI dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Temuan ini memperlihatkan bahwa kecerdasan buatan di dunia kerja kini telah menjadi bagian penting dalam transformasi digital perusahaan modern.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya