AI Bikin PHK Massal? Penelitian ECB Justru Sebut Perusahaan Tambah Karyawan
AI dan Masa Depan Pekerjaan: Studi ECB Ungkap Dampak yang Tak Terduga---Freepik
JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Perkembangan kecerdasan buatan di dunia kerja semakin pesat dan memunculkan kekhawatiran mengenai masa depan tenaga kerja global.
Banyak pihak menilai bahwa penggunaan AI perusahaan berpotensi menggantikan manusia dan memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor industri.
Kekhawatiran terkait dampak AI terhadap pekerjaan memang sempat mencuat setelah beberapa perusahaan teknologi besar melakukan efisiensi tenaga kerja.
Salah satu contoh yang sering disebut adalah langkah perusahaan teknologi raksasa Amazon yang melakukan pengurangan ribuan karyawan di tengah peningkatan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.
Namun, pandangan berbeda justru disampaikan oleh European Central Bank yang menilai bahwa AI dan lapangan kerja tidak selalu berkaitan dengan hilangnya pekerjaan.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Rice Cooker Digital Terbaik dan Super Irit Listrik, Pilihan Cerdas Ibu Rumah Tangga!
ECB: Investasi AI Perusahaan Justru Bisa Menambah Pekerja
Berdasarkan survei Access to Finance of Enterprises yang dilakukan oleh European Central Bank, tren investasi AI perusahaan saat ini belum menunjukkan tanda-tanda besar menggantikan tenaga manusia.
Sebaliknya, penelitian mengenai dampak AI terhadap pekerjaan menunjukkan bahwa beberapa perusahaan yang mengadopsi teknologi kecerdasan buatan justru membutuhkan tenaga kerja tambahan.
Hal tersebut terjadi karena penggunaan AI perusahaan sering kali membutuhkan sumber daya manusia baru untuk mengembangkan, mengelola, serta mengoptimalkan teknologi tersebut dalam proses operasional bisnis.
Dalam praktiknya, AI dan lapangan kerja lebih sering berjalan berdampingan karena perusahaan memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Film Bioskop Weekend dari Horor hingga Petualangan
AI Membantu Perusahaan Tingkatkan Skala Produksi
Hasil survei terkait kecerdasan buatan di dunia kerja menunjukkan bahwa banyak perusahaan memanfaatkan AI sebagai alat pendukung untuk mempercepat proses produksi.
Dengan adanya investasi AI perusahaan, proses bisnis dapat berjalan lebih efisien tanpa harus menghilangkan peran manusia secara langsung.
Bahkan dalam satu tahun ke depan, perusahaan yang merencanakan investasi AI perusahaan diperkirakan akan merekrut lebih banyak karyawan dibandingkan perusahaan yang tidak berencana menggunakan teknologi tersebut.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-