Jangan Buang Sisa Bawang! Begini Cara Menanam Bawang Bombai di Rumah Bisa Panen Berkali-kali
Cara Menanam Bawang Bombai dari Sisa Dapur, Bisa Panen Berkali-kali di Rumah-azerbaijan_stock-Freepik
Pemupukan juga menentukan keberhasilan cara menanam bawang bombai di rumah. Pada usia dua minggu, tanaman dalam sistem urban farming bawang bombai dapat diberikan pupuk organik cair untuk membantu pertumbuhan awal.
Ketika tanaman memasuki usia satu bulan, dalam cara menanam bawang bombai, pupuk kompos atau pupuk kandang dapat ditambahkan di permukaan media tanam. Namun setelah usia 45 hari, penggunaan pupuk nitrogen sebaiknya dihentikan agar energi tanaman difokuskan pada pembentukan umbi.
Dalam praktik cara menanam bawang bombai, masa panen biasanya terjadi pada umur 90 hingga 100 hari. Pada fase ini dalam sistem urban farming bawang bombai, sekitar 70 persen daun akan terlihat rebah dan mulai menguning.
Ciri lain keberhasilan cara menanam bawang bombai adalah umbi terasa keras saat ditekan serta kulit luarnya mulai mengering. Setelah dipanen, umbi dapat dijemur selama dua hingga tiga hari agar lebih tahan lama saat disimpan.
Teknik cara menanam bawang bombai sangat cocok diterapkan dalam konsep urban farming bawang bombai karena tidak membutuhkan lahan luas. Tanaman ini bisa tumbuh baik di polybag berukuran 20 hingga 30 cm.
Selain itu, keuntungan lain dari cara menanam bawang bombai di rumah adalah nilai ekonominya cukup tinggi. Harga bawang bombai yang sering mahal di pasaran membuat metode urban farming bawang bombai menjadi solusi hemat sekaligus peluang usaha rumahan.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-