AS Perintahkan Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz, Operasi Diprediksi Berlangsung Berbulan-bulan

AS Perintahkan Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz, Operasi Diprediksi Berlangsung Berbulan-bulan

Konflik Memanas, AS Tingkatkan Operasi Militer di Selat Hormuz---Dok. Istimewa

Pakar dari Foreign Policy Research Institute, Emma Salisbury, menilai operasi ini tidak akan mudah dilakukan.

Menurutnya, Iran diperkirakan memiliki ribuan ranjau laut, sebagian di antaranya telah dipasang di berbagai titik strategis.

"Memasang ranjau jauh lebih mudah dari membersihkan ranjau, Anda secara harfiah bisa melakukannya hanya menggunakan perahu cepat," kata Salisbury.

Ia juga menambahkan bahwa situasi ini berpotensi menjadi perang psikologis antara kedua negara.

Iran bisa saja mengklaim masih ada ranjau tersisa untuk menciptakan rasa takut bagi kapal-kapal komersial yang melintas.

Ketegangan di Selat Hormuz tidak hanya berdampak pada keamanan regional, tetapi juga berimbas langsung pada ekonomi global, terutama sektor energi.

Dengan posisi strategisnya sebagai jalur utama ekspor minyak, stabilitas di kawasan ini menjadi perhatian dunia internasional.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya