Survei Bikin Istana Kepanasan? Gibran Bilang Santai, Mensesneg Ngaku Tak Kejar Angka Meski Kepuasan Publik Rontok
Eks Komisioner KPU I Gusti Putu Artha mengungkap caleg anak pejabat dicoret pada Pemilu 2009 karena ijazah bermasalah.-Foto: Antara-
Sebelumnya, Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menjelaskan bahwa merosotnya kepuasan publik tidak berdiri sendiri. Menurutnya, penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum ikut memengaruhi persepsi terhadap pemerintahan.
“Penurunan tingkat kepuasan publik ini berhubungan erat dengan merosotnya sentimen positif terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum,” kata Deni dalam keterangan pers, Ahad, 26 Juli 2026.
SMRC juga mencatat kenaikan signifikan pada kelompok masyarakat yang menyatakan tidak puas atau sangat tidak puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Angkanya melonjak dari sekitar 16 persen pada November 2025 menjadi 46,9 persen pada Juli 2026. Peningkatan ini memperlihatkan bahwa persepsi negatif publik terhadap pemerintah ikut menguat dalam kurun waktu kurang dari setahun.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-