Heboh! Nama Prabowo Nongol di Makalah Nobel Perdamaian MBG, Pemerintah Malah Buru-Buru Selidiki
Prabowo wacanakan integrasi BMKG dan Badan Geologi di tengah rentetan gempa, erupsi, kebakaran hutan, dan bencana di Indonesia.-Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden-
JAKARTA, Semaraknews.co.id — Pemerintah tengah menyelidiki kemunculan nama Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah makalah ilmiah yang mendukung pencalonan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Nobel Perdamaian 2026. Dokumen tersebut bukan hanya mencantumkan nama Prabowo sebagai salah satu penulis, tetapi juga melampirkan surat yang mengatasnamakan Kementerian Dalam Negeri.
Makalah itu berjudul Nobel Peace Prize 2026 Free Meal Program by the National Nutrition Agency. Dokumen tersebut diunggah ke SSRN, sebuah repositori digital akses terbuka yang biasa digunakan para akademisi untuk mempublikasikan makalah sebelum terbit di jurnal ilmiah.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, mengatakan pemerintah kini sedang menelusuri duduk perkara di balik pencantuman nama Presiden dalam dokumen tersebut.
“Sedang diinvestigasi,” kata Qodari di Kantor Bakom, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026.
Di saat yang sama, Kementerian Dalam Negeri juga bergerak melakukan klarifikasi. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan mengatakan pihaknya masih memverifikasi keaslian surat yang ikut dilampirkan dalam makalah tersebut.
BACA JUGA:Wacana Prabowo Kena Rem, Sidang Tahunan Dipastikan Tak Sentuh Haluan Negara
Dokumen itu mencantumkan surat Kemendagri bernomor ND/KIE/001/I/2026 sebagai salah satu lampiran, sehingga kementerian merasa perlu memastikan apakah surat tersebut benar-benar berasal dari institusinya.
“Apakah surat yang disampaikan itu benar berasal dari Kemendagri atau tidak, akan kami pastikan terlebih dahulu,” ujar Benni.
Penelusuran juga diperluas ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Pasalnya, nama perguruan tinggi tersebut ikut tercantum dalam lampiran makalah.
Namun, menurut Benni, IPDN telah membantah pernah menerbitkan surat sebagaimana yang dimaksud dalam dokumen tersebut.
Hingga Kamis, 6 Agustus 2026, makalah berjudul Nobel Peace Prize 2026 Free Meal Program by the National Nutrition Agency Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia’s Economic Growth masih dapat diakses melalui SSRN.
BACA JUGA:MBG Kembali Makan Korban! Amnesty Desak Program Prabowo Disetop
Nama Prabowo Subianto juga masih tercantum sebagai salah satu dari sepuluh penulis makalah. Sembilan nama lainnya disebut berasal dari kalangan dosen di berbagai perguruan tinggi.
Dalam isi makalah dijelaskan bahwa program MBG yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) diposisikan sebagai model yang menggabungkan kebijakan kesejahteraan sosial dengan pendekatan bisnis yang disebut cerdas. Penulis berargumen program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-