Instagram Kabinet Bayangan Dibajak, Penipu Tebar Giveaway Palsu hingga Jual iPhone Murah

Instagram Kabinet Bayangan Dibajak, Penipu Tebar Giveaway Palsu hingga Jual iPhone Murah

Instagram Kabinet Bayangan dibajak. Peretas menyebar giveaway palsu, jual iPhone dan emas murah, serta mencantumkan rekening penipuan.-Foto: X @mmaryasir-

“Agak janggal kalau tiba-tiba ada orang yang mentransfer puluhan juta,” tuturnya. “Kami mengarahkan teman-teman yang tertipu itu untuk mengadu ke Otoritas Jasa Keuangan.”

Jilul mengatakan pihaknya masih menyelidiki seluruh klaim transfer tersebut, sekaligus berusaha mengungkap siapa aktor di balik pembajakan akun Instagram Kabinet Bayangan.

Pembajakan ini terjadi ketika Kabinet Bayangan memang sedang menjadi salah satu suara kritis di luar struktur pemerintahan. Inisiatif tersebut dibentuk oleh koalisi masyarakat sipil sebagai tandingan terhadap Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kabinet tersebut diisi aktivis, akademikus, dan sejumlah pakar. Gagasannya bukan untuk menggantikan pemerintah, melainkan menyusun alternatif kebijakan sekaligus mengawasi jalannya pemerintahan. Ironisnya, sebelum sempat sibuk mengawasi pemerintah, akun mereka justru lebih dulu harus diawasi karena dibajak.

Ketua Panitia Seleksi Kabinet Bayangan Feri Amsari mengatakan pembentukan kabinet tersebut berangkat dari kekhawatiran terhadap melemahnya mekanisme check and balances terhadap pemerintah. Namun, ia menegaskan Kabinet Bayangan tidak dibentuk untuk merebut kekuasaan.

“Kabinet Bayangan adalah platform pengawasan dan penyusun alternatif kebijakan berbasis bukti, bekerja secara pro bono, dan bersifat nonpartisan,” kata dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas itu dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 Juli 2026.

Feri mengatakan Kabinet Bayangan mengadopsi konsep kabinet zaken, yakni kabinet yang diisi berdasarkan keahlian dan kompetensi, bukan berdasarkan representasi partai politik. Dari 121 pendaftar dan 102 nama yang diajukan jaringan masyarakat sipil, para panelis kemudian menetapkan 15 menteri yang diposisikan sebagai tandingan bagi para menteri di pemerintahan Prabowo.

Kini, selain menawarkan alternatif kebijakan dan mengkritik pemerintah, Kabinet Bayangan punya satu pekerjaan tambahan yang tak tercantum dalam daftar tugas awal. Memastikan akun media sosial mereka tidak lagi dijadikan etalase oleh penipu digital.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya