Jangan Langsung Ambil Sapu, Ini Cara Aman Bersihkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau di Rumah

Jangan Langsung Ambil Sapu, Ini Cara Aman Bersihkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau di Rumah

Abu Vulkanik Gunung-@brgfx-Freepik

SEMERAKNEWS.CO.ID - Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mencapai sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek, mulai menempel pada kaca, halaman, dan tembok rumah. Namun, masyarakat tidak dianjurkan langsung menyapunya dalam keadaan kering karena partikel halus dapat kembali beterbangan dan masuk ke saluran pernapasan.

Material abu vulkanik terdiri atas pecahan batuan, mineral, dan kaca vulkanik. Jika digosok terlalu keras, material tersebut dapat menggores permukaan. Karena itu, pembersihan harus dilakukan bertahap dengan perlindungan tubuh yang memadai.

BACA JUGA:Gawat! Gas SO2 Anak Krakatau Bergerak ke Daratan, Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai Warga

Sebelum mulai bekerja, jauhkan bayi, anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki asma atau penyakit paru dan jantung dari area pembersihan. Gunakan respirator N95 yang terpasang rapat, sarung tangan, alas kaki antiselip, kacamata pelindung, dan pakaian lengan panjang. Lensa kontak sebaiknya tidak digunakan.

Langkah pertama membersihkan abu di rumah adalah menangani area luar, seperti atap, dekat pintu, dan jalur masuk udara. Kerjakan dari atas ke bawah serta dari sisi datangnya angin. Pintu, jendela, dan saluran udara perlu ditutup selama proses berlangsung agar abu tidak masuk kembali.

BACA JUGA:Karhutla Sumsel Belum Usai, Polri Andalkan 4.000 liter Formula X-Fire dalam Pengendalian Api Secara Cepat

Setelah itu, semprotkan sedikit air hingga permukaan abu lembap, bukan sampai tergenang. Endapan tebal dapat diambil dengan sekop dan dimasukkan ke kantong plastik tebal atau wadah sesuai arahan pemerintah. Lapisan tipis boleh disapu perlahan setelah dilembapkan. Bagian dalam rumah dibersihkan memakai kain atau pel lembap. Karpet dan sofa dapat ditangani dengan penyedot berfilter HEPA.

Pakaian dan alas kaki yang terkena abu erupsi sebaiknya dilepas sebelum masuk rumah yang sudah bersih. Pakaian dibilas dan dicuci dalam jumlah sedikit agar abu tidak merusak serat maupun mesin cuci. Jika air mengandung banyak abu, jangan langsung memasukkannya ke mesin cuci atau mesin pencuci piring. Ikuti informasi keamanan air dan gunakan sumber lain untuk minum sampai dinyatakan aman.

BACA JUGA:Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemrov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok!

 

Hindari kemoceng, sapu kering, dan mesin penyapu bersikat berputar. Cara tersebut dapat mengangkat partikel halus ke udara dan meningkatkan paparan. Bila muncul sesak napas atau iritasi berat, hentikan pembersihan dan cari bantuan medis.

Setelah pembersihan selesai, cuci tangan dan peralatan secara hati-hati. Jangan membuang abu ke saluran air karena endapan dapat menyumbat pipa. Pastikan area kerja benar-benar bersih sebelum kelompok rentan kembali beraktivitas. Jika endapan terlalu tebal atau atap sulit dijangkau, gunakan bantuan petugas yang memiliki perlengkapan keselamatan.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya