Motor Listrik Nasional Mau 100 Ribu Unit Setahun, Jangan-Jangan Nasionalnya Cuma Nama

Motor Listrik Nasional Mau 100 Ribu Unit Setahun, Jangan-Jangan Nasionalnya Cuma Nama

Pemerintah menargetkan produksi motor listrik nasional 100 ribu unit per tahun dengan investasi Rp2,6 triliun dan TKDN hingga 80 persen.-Foto: Antara-

Merek, menurut Prabowo, bukan ukuran utama. Yang jauh lebih penting adalah keseluruhan proses produksi, besaran investasi, pengembangan industri, keterlibatan pelaku usaha nasional, pemenuhan TKDN, hingga seberapa besar rantai pasok dalam negeri ikut bergerak.

“Selain itu, harus mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong investasi, meningkatkan kemampuan manufaktur nasional, dan memperkuat ekosistem sepeda motor listrik Indonesia,” kata Prabowo kepada Tempo, Kamis, 23 Juli 2026.

Jadi, target 100 ribu unit per tahun memang terdengar mantap. Tetapi ukuran keberhasilan proyek ini seharusnya bukan cuma berapa banyak motor yang keluar dari pabrik. Yang lebih penting adalah berapa banyak nilai tambah yang benar-benar tinggal di Indonesia, dari komponen, baterai, tenaga kerja, teknologi, investasi hingga rantai pasoknya. Kalau yang tumbuh cuma angka produksinya sementara ketergantungan impornya tetap tinggi, ya nasionalnya jangan sampai cuma ada di spanduk.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya