Seleksi KND Dibuka, Laki-Laki Mendominasi, Rekam Jejak Kandidat Bakal Dibongkar
Sebanyak 664 orang mendaftar seleksi anggota KND 2026-2031. Pendaftar laki-laki mendominasi, sementara rekam jejak kandidat bakal ditelusuri.-Foto: Antara-
“Jadi ini bukan sekadar like atau memberikan emoticon jempol ya, masyarakat benar-benar diminta memberikan pendapat dan komentarnya,” kata Fuad.
Masukan publik bukan satu-satunya bahan yang akan digunakan Pansel. Para kandidat juga bakal menjalani penelusuran rekam jejak untuk memastikan siapa saja yang layak melanjutkan proses seleksi.
Penelusuran tersebut antara lain mencakup keterkaitan kandidat dengan judi daring dan pinjaman daring. Untuk menjalankan proses tersebut, Pansel telah mengirimkan surat kepada sejumlah lembaga terkait.
Lembaga yang dilibatkan antara lain Komnas Perempuan, Komnas HAM, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
Setelah proses seleksi berlangsung dan jumlah kandidat dipangkas menjadi 49 orang, Pansel akan menggelar uji publik secara hibrida. Tahapan tersebut dapat diikuti secara luring maupun daring dan berlangsung secara waktu nyata.
Dalam uji publik itu, para kandidat akan memaparkan visi dan misi masing-masing. Dengan begitu, masyarakat tidak cuma diminta memberikan komentar dari balik layar, tetapi juga bisa melihat langsung gagasan orang-orang yang nantinya berpotensi duduk sebagai anggota KND.
“Sehingga masyarakat di seluruh Indonesia juga dapat mengetahui visi dan misi dari para kandidat,” ujar Fuad.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-