Restoran 88 SEOUL di Bandung Hentikan Operasional 7-8 Oktober, Usai Puluhan Pelanggan Keracunan
SEMARAKNEWS.CO.ID - 88 SEOUL di 23 Paskal Bandung menghentikan operasional sementara pada 7-8 Oktober 2026. Restoran Korea tersebut menyebut langkah itu diambil untuk pembersihan, sanitasi menyeluruh, dan evaluasi standar operasional setelah menerima laporan pelanggan.
Kasus dugaan keracunan makanan ini mencuat setelah sejumlah pelanggan mengaku mengalami gangguan kesehatan seusai menyantap makanan di gerai itu. Keluhan yang disebutkan mencakup diare, mual, muntah, nyeri perut, hingga demam tinggi.
Hubungan antara keluhan tersebut dan makanan restoran masih menjadi bagian dari proses penelusuran, sehingga belum dapat dinyatakan sebagai fakta terkonfirmasi.
Di media sosial, pelanggan yang terdampak disebut mencapai 284 orang. Namun, angka itu belum terkonfirmasi secara resmi. Dalam unggahan Thread bertanggal 6 Oktober 2026, manajemen 88 SEOUL memberikan klarifikasi dan menyatakan mengambil langkah untuk memperbaiki pelayanan di restoran.
Manajemen meluruskan bahwa angka 284 bukan angka yang telah diverifikasi Dinas Kesehatan setempat dan bukan jumlah laporan yang saat itu telah diterima 88 SEOUL. Angka tersebut, menurut mereka, beredar dari informasi yang simpang siur di media sosial, khususnya Threads.
BACA JUGA:Prabowo Terbang ke Weda Bay, Hilirisasi Rp182 Triliun Digeber Lewat 11 Proyek Industri
Berdasarkan informasi yang diterima pihak restoran dari Dinas Kesehatan per 6 Oktober, terdapat 24 laporan yang telah terverifikasi. Proses penelusuran masih berlangsung. Manajemen menyatakan tetap kooperatif dan fokus menangani pelanggan yang telah menyampaikan laporan.
“Kepada pelanggan yang mengalami kondisi dan pengalaman yang tidak menyenangkan setelah berkunjung ke 88 SEOUL - 23 Paskal, Bandung, kami menyampaikan permohonan maaf,” tulis pihak 88 SEOUL. Restoran menyebut keamanan, kualitas, dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas serta akan memberi perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.
Manajemen juga mengatakan kesehatan pelanggan menjadi perhatian dalam menangani kejadian tersebut. Selama penutupan, tim restoran berupaya menghubungi pelanggan yang menyampaikan keluhan.
Laporan serupa masih diterima melalui layanan customer service di nomor 0815 1175 9999. Gerai akan menjalani evaluasi proses dan standar operasional sebelum kembali beroperasi. Hingga sumber ini diterbitkan, informasi yang disebut terverifikasi adalah 24 laporan berdasarkan keterangan pihak restoran tentang informasi dari Dinas Kesehatan.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-