Prabowo Siapkan Wantimpres, Eks Menteri Jokowi Pratikno Disebut Bakal Jadi Ketua

Prabowo Siapkan Wantimpres, Eks Menteri Jokowi Pratikno Disebut Bakal Jadi Ketua

Prabowo dikabarkan melantik jajaran Wantimpres pada 2 Oktober 2026. Pratikno disebut bakal menjadi ketua bersama sejumlah tokoh lainnya. SEO Keyword Shorttail + Longtail-Foto: Antara-

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Istana Kepresidenan kembali menjadi tempat berkumpulnya sejumlah tokoh yang dikabarkan bakal mengisi jabatan strategis di pemerintahan Prabowo Subianto. Kali ini, perhatian tertuju pada Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres yang dijadwalkan dilantik pada Jumat, 2 Oktober 2026. Salah satu nama yang mencuat adalah Pratikno, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus mantan Menteri Sekretaris Negara pada era Presiden Joko Widodo.

Berdasarkan pantauan Tempo, Pratikno tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, sekitar pukul 13.52 WIB. Ia disebut-sebut bakal menduduki posisi Ketua Wantimpres. Namun, hingga tiba di Istana, Pratikno mengaku belum menerima salinan keputusan presiden mengenai pengangkatan jajaran lembaga tersebut.

"Hari ini saya diundang untuk pelantikan Wantimpres," tutur Pratikno, Jumat siang.

Meski namanya ramai diperbincangkan, Pratikno belum memastikan jabatan yang akan diembannya. Ia memilih menekankan bahwa setiap penugasan negara harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Semua penugasan yang dilakukan untuk kepentingan negara, kepentingan masyarakat, harus dilaksanakan sebaik-baiknya," ujar dia.

Wantimpres sendiri bukan lembaga baru dalam struktur ketatanegaraan Indonesia. Keberadaannya merujuk pada Pasal 16 Undang-Undang Dasar 1945, yang mengatur bahwa Presiden membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

BACA JUGA:Prabowo dan Jokowi Bertemu Saat MK Bacakan Putusan Ijazah Gibran, Ada Apa di Balik Pintu Kertanegara?

Dalam menjalankan fungsinya, Wantimpres berada di bawah Presiden dan bertanggung jawab langsung kepada kepala negara. Nasihat dan pertimbangan yang diberikan juga tidak harus menunggu permintaan Presiden. Artinya, lembaga ini memiliki ruang untuk menyampaikan masukan terkait penyelenggaraan pemerintahan, baik ketika diminta maupun atas inisiatif sendiri.

Sejumlah tokoh lain juga terlihat mendatangi Istana Kepresidenan pada hari yang sama. Mereka antara lain pengusaha Dato' Sri Tahir, politikus senior Jusuf Wanandi, pengusaha Jusuf Hamka, mantan Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, dan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa.

Kehadiran para tokoh tersebut memunculkan spekulasi mengenai susunan Wantimpres yang akan dibentuk Prabowo. Namun, tanpa keputusan presiden yang telah diumumkan secara resmi, posisi dan peran masing-masing nama masih perlu menunggu kepastian.

Jika Pratikno benar ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres, penunjukan itu akan menempatkan mantan pejabat penting di era Jokowi dalam lembaga yang bertugas memberikan pertimbangan kepada pemerintahan Prabowo. Perkembangan ini sekaligus menjadi perhatian karena Wantimpres berada dekat dengan pusat pengambilan keputusan, meski fungsi utamanya bersifat memberi nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler