Waduh! Film Animasi Merah Putih Dituding Dibiayai Pemerintah, Wamen Ekraf Bongkar Fakta Mengejutkan

Jumat 15-08-2025,15:11 WIB
Reporter : Restu Herlambang
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Wamen Ekraf akhirnya buka suara usai film animasi Merah Putih: One For All, dituding dibiayai oleh pemerintah.

Film animasi berjudul Merah Putih: One For All ramai diperbincangkan di media sosial karena mengangkat tema nasionalisme yang kuat.

Namun, di balik semangatnya, film ini menuai gelombang kritik dari berbagai kalangan, terutama terkait kualitas visual dan teknis pengerjaannya.

BACA JUGA:PKPU Dahlan Iskan terhadap Jawa Pos Ditolak PN Surabaya, Gugatan Perdata Siap Dilayangkan

Beberapa penonton merasa bahwa hasil akhir film tidak memenuhi ekspektasi, bahkan dibandingkan dengan karya-karya animasi independen lokal yang beredar di platform digital.

Di tengah ramainya perbincangan tersebut, muncul pula isu bahwa film ini mendapatkan pendanaan dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf). 

Menanggapi isu yang beredar di masyarakat tersebut , Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, dengan tegas membantahnya. 

Ia menegaskan bahwa pemerintah sama sekali tidak memberikan bantuan dana ataupun fasilitas promosi untuk proyek ini.

BACA JUGA:5 Bansos yang Pasti Cair Bulan Agustus 2025: Ada Bantuan Sosial Pendidikan!

“Kami tidak memberikan bantuan finansial dan tidak memberikan fasilitas promosi,” ujar Irene pada Senin 11 Agustus 2025.

Irene menjelaskan bahwa keterlibatannya sebatas menerima audiensi dari tim produksi, di mana ia memberikan sejumlah masukan terkait peningkatan kualitas produksi, termasuk aspek teknis seperti desain karakter, tampilan visual, dan trailer.

Berdasarkan informasi yang beredar, biaya produksi film ini disebut mencapai sekitar Rp6,7 miliar. 

Dana tersebut sepenuhnya berasal dari Perfiki Kreasindo, rumah produksi di bawah Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, yang menghimpun dana secara gotong royong dari pihak swasta tanpa memanfaatkan APBN. 

BACA JUGA:Gak Perlu Resign! Ternyata Saldo JHT BPJS Bisa Cair Puluhan Juta Meski Masih Kerja, Begini Caranya

Proses produksi film Merah Putih: One For All pun berlangsung relatif singkat, hanya sekitar Juni hingga Agustus 2025.

Kategori :