NasDem Senang Kader Seniornya Pindah ke PSI, Katanya Bukti Kaderisasi Sukses

Sabtu 27-09-2025,08:36 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, Semaraknews.co.id – Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim menanggapi kepindahan dua kadernya, Ahmad Ali dan Bestari Barus, yang kini resmi bersandar ke Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. Alih-alih sedih ditinggal, NasDem justru mengaku senang karena mantan kadernya dianggap masih ada manfaatnya untuk partai lain.

Hermawi bahkan menyebut hengkangnya Ali dan Bestari justru menjadi bukti kalau sistem kaderisasi di partainya berjalan baik. Menurutnya, PSI yang belum lolos ambang batas parlemen tentu butuh bantuan orang-orang yang punya pengalaman, walau gagal di NasDem.

“Senang karena eks kadernya dipakai di partai lain, ini satu bukti bahwa kaderisasi NasDem diakui dan dianggap baik oleh partai lain, minimal oleh partai yang belum lolos ambang batas parlemen,” kata Hermawi kepada wartawan, Jumat, 26 September 2025.

Tak berhenti di situ, Hermawi juga menyelipkan doa agar Ali dan Bestari sukses di tempat barunya. Ia tak lupa mengingatkan bahwa keduanya memang sempat gagal jadi anggota legislatif lewat NasDem pada Pemilu 2024. “NasDem ikut senang keduanya mencoba peruntungan di partai baru, setelah gagal jadi anggota legislatif pada Pemilu lalu, semoga sukses,” ucap Hermawi.

BACA JUGA:Reformasi Polri Versi Prabowo, Waktu Tugasnya Lebih Pendek dari Masa Magang

Hermawi menambahkan bahwa status keduanya kini otomatis bukan lagi anggota NasDem begitu sudah masuk PSI. Aturannya jelas, kata dia, warga negara Indonesia hanya boleh jadi anggota satu partai. Jadi meski belum sempat pamit resmi, keanggotaan mereka tetap gugur. “Tanpa pengunduran diri pun otomatis kehilangan hak keanggotaan NasDem,” tuturnya.

Di pelantikan pengurus baru PSI di Djakarta Theater, Jumat siang, 26 September 2025, nama Ahmad Ali dan Bestari Barus memang masuk daftar. Ali dipercaya jadi Ketua Harian PSI, sementara Bestari Barus pegang posisi Ketua Bidang Politik. Struktur ini dibacakan langsung oleh Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni.

Ahmad Ali pun mengakui statusnya di NasDem otomatis berakhir. “Hari ini ketika saya ber-KTA PSI, maka keanggotaan saya di Nasdem gugur. Kan dengan saya secara otomatis hari ini menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia, maka keanggotaan saya di partai sebelumnya pasti gugur,” ucapnya.

Meski belum sempat berpamitan ke Surya Paloh, Ali mengaku hubungannya dengan sang Ketua Umum tetap adem. “Pak Surya sampai hari ini hubungan saya baik-baik saja. Beliau kakak, beliau adalah orang tua saya, beliau adalah guru saya,” katanya. Ia juga menyebut tak akan melupakan jasa NasDem yang sudah membesarkannya di dunia politik.

BACA JUGA:Bela Rocky Gerung, Mahfud MD: Acara TV Sekarang Bukan Debat Rasional, Tapi Tontonan Adu Urat Leher

“Saya tidak boleh menafikan bahwa di situ tempat saya memulai. Saya bisa jadi seperti ini karena Partai Nasdem. Jadi ke depan saya melihat bahwa PSI di sini akan lebih bertumbuh lebih baik menurut saya,” ujar Ali.

Kategori :