Chairul Tanjung Datangi Ponpes Lirboyo, Minta Maaf atas Tayangan 'Exposed Uncensored'

Jumat 24-10-2025,15:11 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Pemilik Trans Corp dan Trans7, Chairul Tanjung, secara langsung mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur.

Tujuan Chairul Tanjung ke Ponpes Lirboyo adalah untuk menyampaikan permintaan maaf atas tayangan program “Exposed Uncensored” yang menimbulkan polemik di masyarakat.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional setelah program tersebut dianggap menyinggung kalangan pesantren dan menimbulkan ketidaknyamanan di tengah publik.

“Saya datang untuk meminta maaf secara langsung kepada para kiai dan keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo. Ini adalah tanggung jawab kami sebagai bagian dari dunia penyiaran,” ujar Chairul Tanjung dalam kunjungannya.

BACA JUGA:Marwah Ulama Harga Mati! PNIB dan Mahasiswa Geruduk KPI Desak Sanksi untuk Trans7

Ambil Langkah Tegas: Pemecatan dan Penghentian Program

Dalam kesempatan yang sama, Chairul Tanjung menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas di internal Trans7.

Ia memastikan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tayangan tersebut telah diberhentikan, dan program “Exposed Uncensored” resmi dihentikan penayangannya.

Langkah tersebut menjadi bukti keseriusan manajemen Trans Corp dalam menjaga etika penyiaran dan menghormati nilai-nilai keagamaan serta kearifan lokal di Indonesia.

“Kami tidak akan menoleransi konten yang berpotensi menyinggung lembaga pendidikan Islam atau nilai moral bangsa,” tegasnya.

BACA JUGA:Marwah Ulama Harga Mati! PNIB dan Mahasiswa Geruduk KPI Desak Sanksi untuk Trans7

Komitmen Baru: Program 'Pesantren untuk Indonesia'

Sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki citra dan hubungan baik dengan kalangan pesantren, Chairul Tanjung mengumumkan rencana peluncuran program baru bertajuk “Pesantren untuk Indonesia”.

Program ini akan menampilkan kontribusi pesantren dalam pembangunan bangsa, mengangkat nilai-nilai keislaman, pendidikan, serta kemandirian santri yang inspiratif.

“Kami ingin menjadikan pesantren sebagai sumber inspirasi nasional, karena pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga pilar moral dan sosial masyarakat Indonesia,” ujar Chairul.

BACA JUGA:Janji Manis Menkeu Purbaya: Dana Transfer Daerah Berpotensi Naik 2026, tapi Ada Syarat Ketat!

Pesantren Apresiasi Langkah Cepat Trans Corp

Langkah cepat Chairul Tanjung untuk datang langsung dan meminta maaf mendapat apresiasi positif dari kalangan pesantren, termasuk para kiai di Lirboyo.

Kategori :

Terpopuler