BACA JUGA:BMKG Ungkap Tiga Siklon Kepung Indonesia, Waspada Hujan Ekstrem Datang!
UNDP dan UNICEF Dilibatkan untuk Pemulihan Pascabencana
Pemprov Aceh memilih UNDP dan UNICEF karena kedua lembaga tersebut berstatus mitra strategis Pemerintah Indonesia dan memiliki pengalaman panjang dalam penanganan isu kemanusiaan.
Muhammad MTA mengungkapkan bahwa UNICEF saat ini masih menjalankan program pendampingan perlindungan anak di Aceh hingga April mendatang.
Pemerintah daerah berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan diperluas dalam konteks pemulihan pascabencana.
"Kami berharap mereka tetap menjalankan program, terutama untuk pemulihan pascabencana dan perlindungan anak. UNDP juga memiliki peran serupa,” katanya.
BACA JUGA:Promo Terbaru Indomaret 15-21 Desember 2025: Sania Minyak Goreng Ukuran 2L Cuma Rp38 Ribu
Presiden Dukung Langkah Pemprov Aceh
Lebih lanjut, Muhammad MTA menyampaikan bahwa tim komunikasi Presiden Prabowo Subianto telah meminta penjelasan resmi terkait polemik tersebut.
Ia menegaskan bahwa Presiden menyambut baik langkah Pemprov Aceh dalam menggandeng mitra internasional.
"Presiden mendukung penuh. Apalagi UNDP dan UNICEF merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan dan pendampingan anak-anak,” tutup Muhammad.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang berkembang dan mengakhiri polemik terkait isu permintaan bantuan Pemprov Aceh kepada PBB.