Cuaca Tak Biasa! BMKG Pantau Tiga Sistem Tropis, Ini Dampaknya ke Indonesia

Rabu 17-12-2025,13:33 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau dinamika atmosfer di wilayah Indonesia menyusul kemunculan Siklon Tropis Bakung serta dua bibit siklon tropis, yakni 93S dan 95S.

Ketiga sistem cuaca ekstrem tersebut berpotensi memengaruhi kondisi angin, gelombang laut, dan curah hujan di sejumlah wilayah Tanah Air.

Informasi terbaru disampaikan BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta pada Senin malam, 16 Desember 2025, pukul 19.00 WIB.

BACA JUGA:BMKG Ungkap Tiga Siklon Kepung Indonesia, Waspada Hujan Ekstrem Datang!

Siklon Tropis Bakung Mulai Melemah

BMKG menjelaskan, Siklon Tropis Bakung awalnya berkembang dari bibit siklon tropis 91S yang terdeteksi sejak 12 Desember 2025.

Dari pemantauan terakhir, pusat siklon berada di koordinat 11,6° Lintang Selatan dan 93,5° Bujur Timur, tepatnya di Samudra Hindia bagian barat daya Lampung.

Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 40 knot atau sekitar 76 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 995 hPa.

Dengan karakteristik tersebut, Bakung dikategorikan sebagai siklon tropis kelas 1.

BACA JUGA:Jabar-Jatim Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Hujan Lebat hingga Angin Kencang Mengancam Sepekan ke Depan

Meski sempat menguat, BMKG memperkirakan intensitas Siklon Bakung akan menurun dalam 24 jam ke depan dan berpotensi melemah menjadi sistem bertekanan rendah (low). 

Akan tetapi kini masyarakat tetap diminta waspada terhadap dampak tidak langsung seperti hujan lebat dan gelombang tinggi.

Bibit Siklon 93S di Selatan Jawa Timur

Selain Bakung, BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 93S yang teridentifikasi sejak 11 Desember 2025.

Sistem ini berada di wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Timur, dengan posisi sekitar 11,7° LS dan 112,1° BT.

BACA JUGA:BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan 2025: Jabodetabek Waspada Hujan Lebat dan Banjir!

Bibit siklon 93S memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot atau 37 kilometer per jam, serta tekanan minimum 1.003 hPa.

Kategori :