Tahapan ini sangat penting dalam urban farming bawang bombai untuk mencegah pembusukan saat bibit mulai ditanam.
BACA JUGA:Selain Bawang Putih, Ini 5 Bahan Alami yang Bisa Menurunkan Tekanan Darah
Media Tanam yang Ideal untuk Bawang Bombai
Media tanam menjadi faktor penting dalam cara menanam bawang bombai di rumah.
Dalam praktik urban farming bawang bombai, komposisi media yang disarankan yaitu tanah taman, kompos matang, sekam bakar, dan pasir agar tanah tetap gembur serta memiliki drainase yang baik.
Tanaman ini tidak menyukai tanah yang terlalu basah.
Oleh karena itu dalam cara menanam bawang bombai, media harus mampu mengalirkan air dengan baik agar akar tidak mudah membusuk.
Hal ini menjadi prinsip utama dalam urban farming bawang bombai yang sering dilakukan menggunakan pot atau polybag.
Posisi Tanam Bawang Bombai yang Menentukan Hasil Panen
Dalam teknik cara menanam bawang bombai, posisi tanam harus diperhatikan dengan cermat. Bagian akar harus menghadap ke bawah, sedangkan tunas berada di atas permukaan tanah.
Pada metode urban farming bawang bombai, bagian umbi tidak boleh tertimbun sepenuhnya oleh tanah. Sebaiknya setengah bagian umbi tetap terlihat karena umbi bawang bombai terbentuk di atas permukaan tanah, bukan di dalamnya.
Agar berhasil dalam cara menanam bawang bombai, tanaman membutuhkan paparan sinar matahari sekitar 6 hingga 8 jam setiap hari. Dalam praktik urban farming bawang bombai, tanaman yang kekurangan cahaya biasanya hanya menghasilkan daun yang subur tetapi umbi tetap kecil.
BACA JUGA:6 Cara Penyimpanan Bawang Merah Supaya Tidak Cepat Busuk
Karena itu, dalam cara menanam bawang bombai di rumah, sebaiknya tanaman ditempatkan di area yang paling banyak terkena sinar matahari seperti halaman, balkon, atau rooftop.
Penyiraman menjadi kunci penting dalam cara menanam bawang bombai. Pada dua minggu pertama, metode urban farming bawang bombai menyarankan penyiraman setiap hari dengan kondisi tanah lembap namun tidak tergenang air.
Setelah tanaman berumur lebih dari dua minggu, dalam cara menanam bawang bombai, penyiraman cukup dilakukan dua hari sekali. Teknik ini membantu menjaga kelembapan tanah tanpa membuat akar tanaman busuk.
Pemupukan juga menentukan keberhasilan cara menanam bawang bombai di rumah. Pada usia dua minggu, tanaman dalam sistem urban farming bawang bombai dapat diberikan pupuk organik cair untuk membantu pertumbuhan awal.
Ketika tanaman memasuki usia satu bulan, dalam cara menanam bawang bombai, pupuk kompos atau pupuk kandang dapat ditambahkan di permukaan media tanam. Namun setelah usia 45 hari, penggunaan pupuk nitrogen sebaiknya dihentikan agar energi tanaman difokuskan pada pembentukan umbi.