SEMARAKNEWS.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin (13/4).
Berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan melalui laman resmi BMKG, sebagian besar wilayah ibu kota diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Kondisi hujan ringan tersebut diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah administrasi Jakarta, mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur.
Sementara itu, wilayah Kepulauan Seribu diprediksi akan mengalami kondisi cuaca berawan sepanjang hari.
Prakiraan ini menjadi informasi penting bagi masyarakat yang akan menjalankan aktivitas di luar rumah, terutama bagi para pekerja dan pengguna transportasi umum di ibu kota.
Selain prakiraan hujan, BMKG juga memprediksi kondisi suhu udara di wilayah Jakarta berada pada kisaran yang relatif hangat.
Berikut gambaran kondisi cuaca di Jakarta hari ini:
- Suhu udara: 24–32 derajat Celsius
- Kelembapan udara: 64–94 persen
Kelembapan yang cukup tinggi ini berpotensi membuat udara terasa lebih lembap, terutama saat hujan turun pada siang atau sore hari.
Kondisi ini juga umum terjadi pada masa peralihan musim atau masa pancaroba yang masih memicu terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
Prakiraan Cuaca Indonesia 13–16 April
Tidak hanya Jakarta, BMKG juga memprediksi kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 13 hingga 16 April akan didominasi oleh hujan ringan hingga hujan sedang.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
Wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan intensitas hujan antara lain:
- Aceh
- Sumatera Barat
- Riau
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Sumatera Utara
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- Jakarta
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua
- Papua Selatan
Hujan dengan intensitas lebih tinggi tersebut berpotensi terjadi secara lokal, terutama pada siang hingga malam hari.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat
BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja 2026, Ini Posisi, Syarat, dan Cara Daftarnya
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Daerah yang masuk dalam peringatan dini tersebut meliputi:
- Jawa Barat
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Papua Pegunungan
Kondisi cuaca ekstrem seperti ini berpotensi menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat, termasuk potensi genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan transportasi.
Peringatan Khusus Angin Kencang
Selain hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan khusus terkait potensi angin kencang di wilayah Papua Barat Daya.
Angin kencang dapat meningkatkan risiko kerusakan ringan pada bangunan, gangguan pelayaran, serta potensi pohon tumbang di beberapa wilayah.
Karena itu, masyarakat yang berada di daerah rawan cuaca ekstrem diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada periode peralihan musim.
Beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan antara lain:
- Membawa perlengkapan hujan saat beraktivitas di luar rumah
- Menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan disertai petir
- Memantau informasi cuaca secara berkala
- Waspada terhadap genangan atau banjir di wilayah rawan
Dengan mempersiapkan diri sejak awal, masyarakat diharapkan tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman meski cuaca tidak menentu.
Secara umum, cuaca Jakarta pada Senin (13/4) diprediksi masih relatif aman dengan hujan ringan di sebagian besar wilayah.
Namun masyarakat tetap disarankan untuk siaga terhadap potensi hujan yang dapat meningkat sewaktu-waktu, terutama pada sore hingga malam hari.