Prabowo Larang Kapal Asing Ambil Ikan di Laut RI, Sob! Ribuan Kapal dan Kampung Nelayan Siap Dibangun

Minggu 10-05-2026,03:00 WIB
Reporter : Alviana Anugrahani Putri
Editor : Arrahman

SEMARAKNEWS.CO.ID --- Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk melindungi hasil laut Indonesia dari tangan asing, Sob. Dalam kunjungannya ke Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan di Gorontalo, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah ingin nelayan lokal menjadi pihak utama yang menikmati kekayaan laut Indonesia.

Pernyataan itu langsung jadi sorotan karena menyentuh isu penting yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat pesisir, yakni maraknya kapal asing yang mengambil ikan di wilayah perairan Indonesia.

Menurut Prabowo, hasil laut Indonesia seharusnya bisa dimanfaatkan maksimal oleh rakyat sendiri demi meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Kita ingin, bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita. Kita ingin rakyat kita yang mengambil,” tegas Prabowo saat meninjau kawasan nelayan tersebut.

BACA JUGA:Prabowo Dorong Kredit Murah 6% Lewat Koperasi Merah Putih, Petani dan Warga Desa Tak Lagi Terjebak Rentenir

Langkah itu bukan cuma sekadar janji politik, Sob. Pemerintah disebut sudah menyiapkan program besar untuk mendukung para nelayan agar lebih mandiri dan modern dalam menangkap ikan. Salah satu program yang paling disorot adalah pembangunan 1.582 kapal penangkap ikan pada tahun ini.

Kapal-kapal tersebut nantinya akan dibagikan kepada kelompok nelayan yang sudah membentuk koperasi. Setiap koperasi diperkirakan berisi sekitar 30 anggota sehingga pengelolaan kapal bisa lebih terstruktur dan profesional.

Prabowo menjelaskan bahwa jenis kapal yang disiapkan juga beragam, mulai dari kapal kecil, menengah, hingga kapal besar. Hal ini dilakukan agar kebutuhan nelayan di berbagai daerah bisa disesuaikan dengan kondisi wilayah laut masing-masing.

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi maritim Indonesia. Sebab, Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan potensi hasil laut yang sangat besar. Namun selama ini, sebagian nelayan masih terkendala fasilitas, teknologi, hingga akses distribusi hasil tangkapan.

BACA JUGA:Prabowo Ungkap Bahaya Kritik Bermotif Buruk, Tekankan Transparansi Pemerintah

Tak hanya fokus pada kapal, pemerintah juga tengah membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai daerah. Program tersebut dirancang menjadi pusat aktivitas ekonomi nelayan yang lebih modern dan terintegrasi.

Di dalam kawasan KNMP, pemerintah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang seperti cold storage atau tempat penyimpanan ikan berpendingin, pabrik es batu, sentra kuliner, bengkel kapal, kios usaha, dermaga, hingga balai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para nelayan.

Menurut Prabowo, pembangunan kampung nelayan ini dilakukan untuk menciptakan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat pesisir. Pemerintah ingin nelayan Indonesia tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga bisa hidup sejahtera dan berkembang secara ekonomi.

“Kita akan resmikan desa nelayan, kampung nelayan seperti ini. Totalnya tahun ini 1.386,” ujar Prabowo.

BACA JUGA:Bahlil Naik Peran! Prabowo Tunjuk Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional

Kategori :

Terpopuler