SEMARAKNEWS.CO.ID - Dunia maya kembali digegerkan dengan skandal pelecehan yang menimpa seorang vlogger Korea bernama Kelly.
Insiden yang terjadi di kawasan Blok M ini melibatkan Eko Minsya, pemilik Resto MakanQ.
Rekaman CCTV yang memperlihatkan tindakan tak pantas tersebut kembali viral dan memicu amarah publik luas.
Berdasarkan rekaman, insiden pelecehan di resto blok m ini sejatinya terjadi pada tahun 2024.Saat Kelly sedang asyik me-review hidangan, Eko tiba-tiba menciumnya dari arah belakang.
BACA JUGA:Pramono Minta Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Jangan Sampai Orang Kaya Ngaku Miskin!
Tindakan predator ini terekam jelas oleh kamera pengawas dan baru-baru ini diungah ulang oleh warganet hingga meledak.
Mengetahui video pelecehan vlogger korea viral kembali beredar, akun IG Eko Minsya dikunci rapat.
Langkah defensif ini seolah menjadi bukti bahwa sang pemilik restoran menyadari beratnya sanksi sosial yang akan ia terima. Publik kini menyoroti etika bisnis di dunia kuliner.
Tak lama berselang, klarifikasi Eko Minsya soal video viral akhirnya keluar melalui platform X. Ia menyampaikan beberapa poin penting terkait kasus ini:
BACA JUGA:RUU Perampasan Aset Dipertanyakan, DPR Malah Buka Wacana Ganti Nama Jadi Pemulihan Aset
Mengakui sosok pria dalam rekaman adalah dirinya. Menyebut mantan pasangan Eko Minsya sebar video tersebut sebagai pemicu utama. Menegaskan tidak mencari pembenaran atas perbuatannya.Eko mengklaim bahwa vlogger korea kelly jadi korban tersebut sudah ia minta maaf secara terbuka pada tahun 2024.
Permintaan maaf itu ia sampaikan melalui utas di X maupun pesan langsung. Namun, ia sadar bahwa jejak digital tidak bisa dihapus begitu saja.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku bisnis. Kepercayaan konsumen sangat rapuh, terutama ketika menyangkut keamanan pengunjung perempuan.
Masyarakat berharap ada keadilan bagi Kelly, sekaligus efek jera agar tidak ada lagi predator yang bersembunyi di balik topeng pemilik bisnis kuliner di kawasan Blok M.
BACA JUGA:Emak-emak Kini Bisa Dapat Rp 50.000 per Hari dari Rumah, Cukup Tonton Iklan!
Hingga saat ini, polisi masih memantau perkembangan kasus insiden pelecehan di resto blok m tersebut. Netizen menilai alasan mantan pasangan menyebarkan rekaman ini terasa seperti upaya cuci tangan, namun publik tetap menuntut hukum tetap ditegakkan tanpa memandang status sosial pelaku