Prabowo Tunjuk Sudaryono Pimpin BGN Gantikan Nanik Sudaryati Deyang

Rabu 22-07-2026,10:00 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Baru 45 hari menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mundur. Presiden Prabowo Subianto pun bergerak cepat dengan menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai penggantinya untuk memimpin pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pergantian pucuk pimpinan BGN ini dinilai bukan keputusan yang datang tiba-tiba. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Sudaryono sejak awal telah terlibat dalam pembahasan hingga penyusunan konsep teknis MBG bersama Presiden Prabowo dan timnya.

“Beliau sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi, menggagas, dan mengonsep bagaimana teknis pelaksanaan makan bergizi,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Prasetyo, pengalaman Sudaryono di Kementerian Pertanian juga menjadi salah satu pertimbangan penting. Selama ini, kementerian tersebut menjadi bagian dari ekosistem penyediaan bahan baku untuk mendukung keberlangsungan program MBG.

“Selama ini memang didukung dan ditopang menjadi satu ekosistem oleh Kementerian Pertanian, tempat Bapak Sudaryono bertugas,” ujar Prasetyo.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Hiasan, 10 Tanaman Hias Musim Panas Punya Keunikan Spesial

Ia memastikan Sudaryono akan dilantik sebagai Kepala BGN definitif pada Rabu dan tidak akan berstatus sebagai pelaksana tugas. Setelah resmi memimpin BGN, Sudaryono juga akan melepaskan jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian.

“Rencananya tidak akan merangkap jabatan,” ucap Prasetyo.

Pergantian tersebut menyusul pengumuman pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang yang disampaikan melalui akun Facebook pribadinya. Nanik mengaku memilih mundur karena ingin fokus menjalani perawatan penyakit jantung.

Meski mengundurkan diri, Nanik menegaskan keyakinannya terhadap program unggulan Presiden Prabowo tersebut. Ia mengaku telah mengikuti perjalanan politik Prabowo selama belasan tahun dan memahami tujuan utama MBG.

“Empat belas tahun mengikuti beliau, saya tahu persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang,” tulis Nanik.

Dalam unggahan yang sama, Nanik juga memberi isyarat mengenai sosok penggantinya. Ia menyebut orang tersebut memiliki hubungan yang dekat dengannya sehingga tidak segan untuk mengingatkan apabila kebijakan yang dijalankan keluar dari jalur.

BACA JUGA:Menteri ESDM Buka Peluang Harga Pertamax Turun, Bahlil Lahadalia Berikan Kabar Baik

“Saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang,” katanya.

Sebelumnya, sumber Tempo di lingkungan BGN telah menyebut nama Sudaryono sebagai calon kuat pengganti Nanik. Sosok yang dikenal sebagai mantan asisten pribadi Prabowo itu memang sudah lama berada dalam lingkaran kepercayaan Presiden, baik saat di Partai Gerindra maupun setelah masuk ke pemerintahan.

Kategori :