Purbaya Ngaku Gajinya Anjlok Begitu Jadi Menteri
Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan ngaku gajinya turun drastis setelah jadi Menteri Keuangan, padahal harta kekayaannya tembus Rp39 miliar.-Foto: IG @purbayayudhi_official-
JAKARTA, Semaraknews.co.id – Pengakuan jujur nan menggelitik datang dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam forum publik Great Lecture: Transformasi Ekonomi Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, ia blak-blakan cerita soal momen saat kaget mengetahui gajinya turun drastis setelah resmi duduk di kursi bendahara negara.
“Saya tanya ke Sekjen, eh gaji di sini berapa? Sekian, waduh turun gue,” ucapnya dengan nada santai, sebagaimana dikutip dari video pendek yang beredar di media sosial pada 15 September 2025.
Meski pendapatan anjlok jauh dibanding jabatannya sebelumnya, Purbaya mengaku tetap bersyukur. Baginya, jabatan Menteri Keuangan justru membuka ruang lebih besar untuk memberi kontribusi nyata bagi negara.
“Tapi, saya bersyukur ditunjuk sebagai Menteri Keuangan. Mungkin di posisi ini saya bisa berkontribusi lebih banyak dibanding di LPS mungkin,” katanya.
BACA JUGA:Rocky Gerung: Ada Qodari di KSP Tanda Prabowo Tak Peka Reformasi
Purbaya kemudian bernostalgia tentang masa kerjanya di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), lembaga yang perannya krusial tapi jarang disorot publik kecuali saat krisis perbankan. “LPS juga lembaga penting tapi duduknya di belakang. Kalau bank-bank jatuh, baru kita bekerja keras,” jelasnya.
Dengan nada bercanda, ia mengaku sangat menikmati lima tahun masa jabatannya sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS. Selain gaji yang besar, beban kerja relatif lebih tenang karena tak ada bank besar yang kolaps. “Tapi, di sana gajinya gede. Saya menikmati betul kerja di LPS 5 tahun gaji gede, gak ada bank gede yang bangkrut jadi nganggur,” katanya.
Sebagai perbandingan, gaji resmi seorang menteri diatur dalam PP, yakni Rp5.040.000 per bulan ditambah tunjangan jabatan Rp13.608.000. Totalnya hanya Rp18,6 juta saban bulan. Angka yang jelas jauh dari “gaji gede” di LPS, tapi kini dibarengi tanggung jawab jauh lebih berat mengelola APBN.
Gaji Menteri Cuma 18 Jutaan, Tapi Kekayaan Purbaya Udah Level Sultan Properti
Purbaya Yudhi Sadewa memang sempat seloroh soal gajinya sebagai Menteri Keuangan yang “anjlok” drastis dibanding posisinya dulu di LPS. Tapi kalau lihat laporan harta kekayaannya, publik pasti bakal garuk-garuk kepala: masa iya pejabat yang punya aset Rp39 miliar masih kaget dengan gaji “cuma” Rp18 jutaan sebulan?
BACA JUGA:Ribuan Anak Keracunan MBG, Pemerintah Bilang Cuma Kebetulan
Data LHKPN 2024 menunjukkan kekayaan Purbaya menembus Rp39,21 miliar, tanpa catatan utang sepeser pun. Mayoritas hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp30,5 miliar. Di Jakarta Selatan, misalnya, ia punya lahan 2.152 m² lengkap dengan bangunan 400 m² seharga Rp13 miliar, plus lahan lain 1.787 m² senilai Rp16 miliar. Belum lagi properti lain yang tersebar di beberapa titik strategis.
Bukan cuma properti, Purbaya juga tercatat mengoleksi kendaraan senilai Rp3,6 miliar—mulai dari Alphard, BMW Jeep, sampai motor Rebel. Lalu ada kas dan setara kas sekitar Rp4,2 miliar, plus surat berharga dan aset lain yang jika dijumlahkan bikin total kekayaannya makin montok.
Jadi ketika Purbaya curhat soal gaji menteri yang bikin dompetnya “menyusut,” publik bisa saja nyeletuk, “Ya kali, Pak, rekening masih gemuk kok.” Tapi di balik seloroh itu, pesannya jelas: jabatan Menteri Keuangan bukan soal nominal slip gaji, melainkan soal prestige, kuasa fiskal, dan beban politik yang jauh lebih berat.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-