Review Album Taylor Swift The Life of a Showgirl: Eksperimen Baru yang Menuai Pro-Kontra

Review Album Taylor Swift The Life of a Showgirl: Eksperimen Baru yang Menuai Pro-Kontra

Review Album Taylor Swift The Life of a Showgirl: Eksperimen Baru yang Menuai Pro-Kontra-@taylorswift-Instagram

Menariknya, Swift tidak menggandeng kolaborator lamanya, Jack Antonoff dan Aaron Dessner.

BACA JUGA:Pernyataan Sikap BEM PTNU Se-Nusantara: Produksi Padi Tinggi Bukan Jaminan Kedaulatan Pangan

Sebagai gantinya, ia bekerja bersama Max Martin dan Shellback — duo produser asal Swedia yang pernah membantunya mencetak hit pop besar di era 2010-an.

Perubahan Gaya Musik yang Mengejutkan

Bagi penggemar yang menantikan gebrakan elektronik ala 1989 atau nuansa gelap Reputation, album ini bisa terasa mengejutkan.

Showgirl justru hadir dengan balutan soft rock yang lembut: gitar akustik, lapisan synth tipis, sentuhan orkestra, hingga harmoni vokal yang tenang.

Pendekatan ini lebih mirip atmosfer akhir 70-an, ketika disko mulai bercampur dengan musik singer-songwriter dari pantai barat Amerika, alih-alih pesta dansa penuh energi.

BACA JUGA:Skandal Naturalisasi Malaysia Dibongkar, Tokoh Vietnam: Naturalisasi Indonesia Asli, Malaysia Palsu!

Lagu-Lagu yang Menarik, Tapi Kurang Hook Kuat

Secara produksi, lagu-lagu dalam Showgirl terdengar rapi dan indah. Namun, kritik muncul karena minimnya momen ikonik yang biasanya menjadi ciri khas Swift.

Beberapa pengecualian antara lain:

- Elizabeth Taylor dengan chorus yang kuat.

- Wi$h Li$t, menampilkan perubahan kunci yang mengejutkan.

- Ruin the Friendship, sebuah balada menyayat hati tentang penyesalan di masa remaja.

Sayangnya, lagu seperti Actually Romantic justru terdengar mirip dengan Where Is My Mind? milik Pixies yang dirilis 37 tahun lalu. Sementara itu, banyak trek lain terasa kurang menancap di ingatan, meski tetap enak didengar.

BACA JUGA:Terungkap! Ini Alasan SPBU Vivo dan BP AKR Batal Beli BBM Murni Pertamina

Kontroversi Lirik "Wood"

Salah satu lagu yang paling menuai perbincangan adalah Wood, di mana Swift menyinggung tunangannya dengan lirik metafora yang berani.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya