Kereta Tercepat di Dunia 2025: China Masih Tak Tertandingi, Ini Daftar 10 Kereta Super Cepat yang Bikin Takjub
Promo Kereta Cepat Whoosh: Gratis Boarding Pass dan Diskon ke Berbagai Tempat Wisata di Bandung-@keretacepat_id-Instagram
SEMARAKNEWS.CO.ID - Kehadiran kereta api berkecepatan tinggi telah mengubah cara manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Sejak pertama kali muncul pada era 1980-an, teknologi ini berkembang pesat, terutama di kawasan Asia dan Eropa, yang kini menjadi pusat inovasi transportasi modern.
Kereta api cepat menawarkan alternatif efisien, ramah lingkungan, dan hemat waktu dibandingkan pesawat, menjadikannya moda favorit untuk perjalanan antarkota dan antarnegara.
Dan di antara semua negara, China masih menjadi raja kereta cepat dunia.
China Kuasai Dunia Kereta Cepat
Menurut laporan Visual Capitalist (2025), China kini memiliki lebih dari 40.000 kilometer jalur kereta api berkecepatan tinggi (High-Speed Rail/HSR) yang aktif beroperasi.
Jumlah itu lebih besar dari total gabungan jalur HSR seluruh dunia!
Jaringan kereta cepat China menghubungkan hampir seluruh provinsi besar di negeri itu, menjadikan mobilitas antarwilayah semakin cepat dan efisien.
Tak heran, banyak negara kini menjadikan China sebagai acuan utama pengembangan sistem transportasi modern.
Selain efisien, keberadaan HSR juga mendorong pertumbuhan ekonomi regional, mengurangi ketergantungan pada transportasi udara, dan menjadi solusi ramah lingkungan untuk masa depan.
10 Kereta Api Tercepat di Dunia (2025)
Dikutip dari Railway News, berikut adalah daftar 10 kereta tercepat di dunia yang beroperasi pada tahun 2025.
1. Shanghai Maglev (China) — 460 km/jam (286 mph)
Menggunakan teknologi levitasi magnetik (maglev), Shanghai Maglev memegang rekor sebagai kereta tercepat di dunia.
Sejak beroperasi pada 2004, kereta ini menjadi simbol kemajuan teknologi China. Jalur utamanya menghubungkan pusat kota Shanghai dengan Bandara Pudong hanya dalam waktu kurang dari 8 menit.
2. CR400 Fuxing (China) — 350 km/jam (217 mph)
Dijuluki sebagai “Fuxing Hao” yang berarti “Kebangkitan”, kereta ini merupakan tulang punggung jaringan HSR China modern.
Dengan desain futuristik dan tingkat keamanan tinggi, CR400 Fuxing mampu melayani rute jarak jauh seperti Beijing–Shanghai hanya dalam waktu 4,5 jam.
3. TGV (Train à Grande Vitesse) – Prancis — 320 km/jam (198 mph)
TGV adalah pelopor kereta cepat di Eropa yang telah beroperasi sejak 1981.
Model terbarunya, TGV M, dijadwalkan beroperasi penuh pada akhir 2025, membawa inovasi efisiensi energi dan desain aerodinamis yang lebih ramping.
4. Shinkansen Seri E5 dan E6 (Jepang) — 320 km/jam (198 mph)
Siapa tak kenal Shinkansen, ikon transportasi Jepang yang terkenal akan ketepatan waktunya.
Seri terbaru E5 dan E6 tidak hanya cepat, tapi juga nyaman dan hening, berkat sistem suspensi canggih dan desain hidrodinamis yang meminimalkan kebisingan.
5. Al Boraq (Maroko) — 320 km/jam (198 mph)
Al Boraq adalah kereta cepat pertama di benua Afrika.
Menghubungkan Tangier dan Casablanca, Al Boraq memangkas waktu perjalanan dari 5 jam menjadi hanya 2 jam, sekaligus menandai era baru transportasi di Afrika Utara.
6. AVE Class 103 (Spanyol) — 310 km/jam (193 mph)
Dikembangkan oleh Siemens Velaro, kereta ini merupakan andalan Renfe, operator nasional Spanyol.
AVE Class 103 menghubungkan kota besar seperti Madrid, Barcelona, dan Seville, memberikan pengalaman perjalanan cepat dan mewah.
7. Korea Train Express (KTX) — Korea Selatan — 305 km/jam (190 mph)
Beroperasi sejak 2004, KTX menjadi tulang punggung transportasi Korea Selatan.
Model terbarunya, KTX-III, dilengkapi dengan sistem keamanan digital dan teknologi AI untuk memantau kondisi lintasan secara real-time.
8. ETR 1000 Frecciarossa (Italia) — 300 km/jam (186 mph)
Dikenal juga sebagai Frecciarossa 1000 atau “Panah Merah”, kereta ini menghubungkan kota besar seperti Roma–Milan–Napoli.
Diproduksi oleh Hitachi Rail, ETR 1000 kini juga beroperasi lintas negara di Prancis dan Spanyol.
9. Eurostar e320 (Inggris–Eropa) — 320 km/jam (198 mph)
Kereta ini menghubungkan London dengan Paris, Brussel, dan Amsterdam melalui Terowongan Channel (Channel Tunnel).
Eurostar e320 dibangun oleh Siemens Mobility dan dioperasikan dengan efisiensi tinggi, menjadikannya penghubung utama antara Inggris dan daratan Eropa.
BACA JUGA:PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50% Lewat Program OOTD 2025, Berlaku Hingga 30 Oktober!
(Bonus) 10. Fuxing Intelligent EMU (China) — 350 km/jam (217 mph)
Sebagai tambahan, China terus berinovasi dengan kereta pintar berbasis AI yang mampu menyesuaikan kecepatan otomatis sesuai kondisi jalur.
Fuxing Intelligent EMU disebut sebagai “kereta masa depan” karena bisa beroperasi tanpa masinis dalam skala terbatas.
Dampak Ekonomi dan Lingkungan
Kereta cepat bukan sekadar alat transportasi ia adalah simbol kemajuan teknologi dan efisiensi energi.
Menurut para analis, setiap 100 km perjalanan dengan HSR bisa menghemat hingga 90% emisi karbon dibandingkan pesawat.
Selain itu, investasi di sektor ini menciptakan lapangan kerja, mempercepat urbanisasi, dan meningkatkan pariwisata.
China, Jepang, dan Eropa kini menjadi pionir global dalam pengembangan sistem transportasi masa depan yang lebih hijau dan terintegrasi.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-