Tsunami 3 Meter Ancam Jepang Usai Gempa 7,6 SR, Warga Diminta Segera Evakuasi

Tsunami 3 Meter Ancam Jepang Usai Gempa 7,6 SR, Warga Diminta Segera Evakuasi

Gempa Bumi Besar Mengguncang Jepang, Ancaman Tsunami Nyata---Istimewa

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Tsunami setinggi hingga 3 meter diperkirakan dapat menerjang pesisir timur laut Jepang setelah negara tersebut diguncang gempa kuat berkekuatan awal 7,6 magnitudo pada Senin, 8 Desember 2025.

Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi Jepang (JMA) yang langsung mengeluarkan peringatan dini bagi wilayah terdampak.

Peringatan Tsunami untuk Tiga Prefektur

JMA mengeluarkan peringatan tsunami untuk Hokkaido, Aomori, dan Iwate, setelah getaran besar terasa di sebagian besar daerah utara dan timur Jepang sekitar pukul 23.15 waktu setempat.

Gempa tersebut berpusat sekitar 80 kilometer dari lepas pantai Prefektur Aomori, dengan kedalaman sekitar 50 kilometer. Hingga saat ini, otoritas setempat terus memantau perkembangan dampak gempa tersebut.

BACA JUGA:Jadwal Long Weekend Januari 2026: Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama

Pemeriksaan Keamanan PLTN

Stasiun televisi nasional NHK melaporkan bahwa sejumlah pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di wilayah terkait sedang menjalani pemeriksaan untuk memastikan fasilitas tersebut tetap aman pascagempa.

Tingkatan Peringatan Tsunami di Jepang

Jepang memiliki sistem peringatan tsunami tiga level:

1. Peringatan Tsunami Besar

Gelombang diperkirakan melebihi 3 meter. Warga diminta segera menjauhi area pantai dan menuju tempat evakuasi. Kerusakan parah pada bangunan di sekitar garis pantai sangat mungkin terjadi.

BACA JUGA:Krisis Deforestasi Memburuk, FMPN Desak Evaluasi Total Kebijakan Kehutanan

2. Peringatan Tsunami

Tinggi gelombang diperkirakan mencapai sekitar 3 meter. Evakuasi wajib dilakukan karena bangunan di dataran rendah berpotensi mengalami kerusakan.

3. Peringatan Tsunami Awal

Gelombang sekitar 1 meter berpotensi muncul dan dapat membahayakan orang yang berada di laut maupun daerah pesisir. Warga diminta menjauhi area pantai.

BACA JUGA:Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia 2025 Versi Bloomberg, Kekayaan Prajogo Pangestu Tembus Rp770 Triliun

Gelombang Berbahaya Bisa Muncul hingga 1.000 Kilometer dari Episentrum

Sementara itu, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) menyampaikan pembaruan terkait potensi tsunami yang dipicu gempa tersebut.

PTWC menilai bahwa gelombang “berbahaya” berpotensi muncul dalam radius hingga 1.000 kilometer dari titik pusat gempa, mencakup pesisir Jepang dan sebagian wilayah Rusia.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya