Kasus Penolakan Visa Masih Tinggi, Ini Kesalahan Umum Pemohon Indonesia dan Syarat Lengkap Visa Jepang 2026

Kasus Penolakan Visa Masih Tinggi, Ini Kesalahan Umum Pemohon Indonesia dan Syarat Lengkap Visa Jepang 2026

Visa-ilustrasi-berbagai sumber

SEMARAKNEWS.CO.ID - Kasus penolakan visa masih kerap dialami pemohon asal Indonesia. Banyak yang mengira penolakan terjadi karena tidak memenuhi syarat utama, padahal dalam praktiknya, ada sejumlah kesalahan umum yang sering terulang dan justru menjadi penyebab utama gagalnya pengajuan visa.

Hal tersebut diungkapkan Chief Operating Officer VFS Global untuk wilayah Australasia, China, and RCIS, Simon Peachey, dalam pertemuan bersama media di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Menurut Simon, persoalan paling sering ditemui berasal dari ketidaklengkapan informasi pribadi pemohon saat mengajukan visa.

“Hal yang biasa ditemui dari masyarakat Indonesia saat membuat visa adalah tidak lengkapnya informasi tentang orang tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:New Honda Giorno+ 2026 Meluncur, Skutik Retro Modern dengan 7 Warna Segar dan Mesin 125 cc

Ketidaksesuaian Data Jadi Penyebab Utama

Simon mencontohkan, banyak pemohon yang mencantumkan tujuan perjalanan tertentu, tetapi dokumen pendukung yang dilampirkan tidak mencerminkan tujuan tersebut.

Misalnya, pemohon mengajukan visa wisata, namun dokumen finansial, surat keterangan kerja, atau rencana perjalanan tidak menunjukkan aktivitas wisata yang jelas.

“Khususnya untuk visa wisata atau visa tinggal singkat. Salah satu hal yang dipertimbangkan pemerintah adalah apakah orang tersebut akan melakukan apa yang mereka rencanakan,” jelas Simon.

Artinya, konsulat negara tujuan akan menilai konsistensi antara formulir aplikasi dengan bukti dokumen. Jika tidak sinkron, risiko penolakan akan semakin besar.

Alasan Penolakan Tidak Selalu dari Penyedia Jasa

Simon juga menegaskan bahwa tidak semua penolakan visa berada dalam kendali penyedia layanan seperti VFS Global.

“Biasanya, alasan penolakan visa itu ada di dalam surat penolakan yang diberikan langsung dari konsulat kepada pemohon,” katanya.

Ia menambahkan, pihak VFS Global tidak dapat membuka ataupun mengakses isi surat tersebut karena dokumen dikembalikan dalam kondisi tertutup.

Hal ini menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan kedutaan atau konsulat negara tujuan, bukan di penyedia layanan administrasi.

Jepang Jadi Negara Favorit Pemohon Visa Indonesia

Berdasarkan data terbaru VFS Global, Jepang menjadi negara tujuan favorit pemohon visa asal Indonesia. Posisi berikutnya disusul negara-negara di kawasan Eropa yang juga ramai diminati untuk wisata maupun kunjungan singkat.

Tingginya minat ke Jepang membuat pemohon perlu memahami syarat pengajuan visa secara detail agar peluang lolos semakin besar.

Syarat Membuat Visa Jepang 2026

Mengacu pada informasi resmi dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, terdapat sejumlah dokumen wajib yang harus dipenuhi pemohon visa wisata, yaitu:

  1. Formulir permohonan visa yang telah diisi lengkap

  2. Pasfoto terbaru sesuai ketentuan

  3. Fotokopi KTP

  4. Bukti pemesanan tiket pesawat pergi-pulang

  5. Jadwal perjalanan selama di Jepang

  6. Fotokopi dokumen keluarga (Kartu Keluarga atau akta kelahiran)

  7. Bukti keuangan (rekening koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir)

Dokumen finansial menjadi salah satu komponen penting karena menunjukkan kemampuan pemohon membiayai perjalanan serta menjamin tidak akan overstay.

BACA JUGA:Jadwal & Preview Playoff Liga Champions 2025/2026: PSG vs Monaco hingga Benfica vs Real Madrid Panaskan Leg Pertama

Tips Agar Pengajuan Visa Tidak Ditolak

Agar peluang visa disetujui semakin besar, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan pemohon:

1. Pastikan data konsisten
Semua informasi di formulir harus sesuai dengan dokumen pendukung.

2. Lengkapi bukti finansial
Saldo dan mutasi rekening harus logis dengan rencana perjalanan.

3. Sertakan itinerary jelas
Rencana perjalanan detail meningkatkan kepercayaan pihak konsulat.

4. Lampirkan surat kerja atau usaha
Dokumen ini menunjukkan ikatan kuat dengan negara asal.

5. Ajukan jauh hari
Hindari pengajuan mepet jadwal keberangkatan.

Pentingnya Ketelitian Pemohon

Kasus penolakan visa sebenarnya bisa diminimalkan jika pemohon lebih teliti dalam menyiapkan dokumen. Kesalahan kecil seperti formulir tidak lengkap, dokumen tidak sinkron, atau bukti perjalanan yang lemah dapat berdampak besar pada keputusan akhir.

Dengan meningkatnya minat perjalanan luar negeri pada 2026, pemohon diharapkan semakin memahami prosedur dan persyaratan masing-masing negara tujuan.

 

Persiapan matang bukan hanya memperbesar peluang visa disetujui, tetapi juga membuat rencana perjalanan lebih aman dan nyaman.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya