Perang Iran vs Amerika dan Israel Memanas, PNIB: Perdamaian Harga Mati!

Perang Iran vs Amerika dan Israel Memanas, PNIB: Perdamaian Harga Mati!

Perang Timur Tengah Makin Brutal, PNIB Tegas Tolak Polarisasi Dukungan di Dalam Negeri---Dok. Istimewa

BACA JUGA:Cara Menghitung Denda Pajak Kendaraan di DKI Jakarta 2026: Telat 2 Tahun Bisa Kena Rp157.000 untuk Motor

PNIB sebagai organisasi kemasyarakatan yang konsisten menyuarakan persatuan nasional dan perdamaian dunia mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak menciptakan “perang dukungan” di dalam negeri.

Gus Wal menilai bahwa banyak konflik antarnegara bermula dari ketegangan sosial di tingkat masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa dalam menyikapi agresi Israel dan Amerika terhadap Iran, Indonesia perlu tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Sebagai negara Non Blok, Indonesia memiliki peran moral untuk mendorong diplomasi dan dialog internasional, bukan memperkeruh suasana dengan politisasi agama.

Menurut Gus Wal, memprioritaskan nilai kemanusiaan jauh lebih penting dibanding mencari pembenaran siapa yang akan memenangkan peperangan. Ia berharap momentum bulan suci menjadi refleksi bersama bahwa solidaritas kemanusiaan harus ditempatkan di atas kepentingan geopolitik.

Menutup pernyataannya, Gus Wal kembali menegaskan sikapnya yang mengutuk agresi militer terhadap Iran, namun tetap mendorong pendekatan damai melalui jalur diplomasi. Baginya, perdamaian dunia dan persatuan Indonesia adalah fondasi yang tidak boleh dikorbankan oleh konflik global mana pun.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya