Kaesang Bidik Kandang Banteng, Solo Raya Jadi Arena Tarung Jokowi vs Megawati
Kaesang Pangarep maju DPR RI dari Dapil Jateng V. Langkah ini dinilai menjadi pertarungan pengaruh PSI, Jokowi, dan PDI-P di Solo Raya.-Foto: Antara-
JAKARTA, Semaraknews.co.id — Langkah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V mulai dibaca sebagai manuver politik dengan taruhan besar. Bukan sekadar mencari kursi parlemen, langkah tersebut dinilai membawa misi merebut pengaruh politik di wilayah yang selama ini identik dengan kekuatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Pengamat komunikasi politik M Jamiluddin Ritonga menilai ada dua alasan utama yang membuat Kaesang memilih Dapil Jateng V yang meliputi Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten. Pertama, kawasan tersebut dinilai memiliki potensi suara besar sekaligus memiliki nilai simbolik karena menjadi wilayah yang dekat dengan basis politik keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kaesang selain berharap terpilih, juga ingin menjadikan Dapil Jateng V sebagai basis PSI di Jawa Tengah. Harapannya, dengan menguasai Dapil Jateng V PSI dapat melebarkan sayapnya untuk menguasai Jawa Tengah," ujar Jamiluddin melalui pesan singkat, Senin, 27 Juli 2026.
Menurut Jamiluddin, pertarungan di Dapil Jateng V tidak hanya berkaitan dengan perebutan kursi legislatif, tetapi juga pertarungan pengaruh antara dua kekuatan politik besar. Kaesang dinilai membawa simbol politik Jokowi, sementara wilayah tersebut selama ini menjadi salah satu basis kuat PDI-P.
"Jadi, menempatkan Kaesang di Dapil Jateng V sebagai pertarungan terbuka antara Megawati dan Jokowi. Pertarungan tersebut untuk merebut Jateng sebagai kandang gajah dengan menggusur Banteng pada awalnya dari Solo Raya," kata Jamiluddin.
Namun, jalan Kaesang menuju Senayan tidak akan mudah. Sebab, ia akan berhadapan langsung dengan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani yang memiliki rekam jejak panjang di dapil tersebut.
BACA JUGA:STOP! Hindari Kebiasaan Gantung Handuk Basah di Kamar Mandi, Bahaya Kesehatan Kulit Mengintai
Pada Pemilu 2024, Puan Maharani berhasil mengamankan 297.366 suara dari Dapil Jawa Tengah V dan kembali terpilih sebagai anggota DPR RI. Capaian tersebut menjadi salah satu modal politik penting ketika Kaesang mencoba masuk ke wilayah yang selama ini menjadi basis PDI-P.
"Faktor Kaesang semata tampaknya tak cukup kuat untuk menggusur Puan dari Dapil Jateng V. Setidaknya bila pertarungan pada Pileg 2029 dilakukan secara jujur dan adil. Sebab, head to head kualitas dan trust Kaesang masih jauh dari Puan," ujar Jamiluddin.
Selain menghadapi figur Puan Maharani, Kaesang juga harus berhadapan dengan struktur politik PDI-P yang telah lama mengakar di Jawa Tengah. Bagi Jamiluddin, mengubah peta politik Solo Raya bukan perkara sederhana hanya dengan mengandalkan popularitas keluarga Jokowi.
"Berharap pada Jokowi untuk mendongkrak suara Kaesang juga tidak mudah. Sebab, trust Jokowi di Solo Raya juga tidak memadai," katanya.
Ia menilai PDI-P kemungkinan tidak akan membiarkan wilayah yang selama ini menjadi basisnya berpindah tangan secara mudah. Partai berlambang banteng moncong putih itu diprediksi akan mengerahkan kekuatan politik maksimal untuk mempertahankan pengaruh di Solo Raya.
"Untuk menjadikan Solo Raya sebagai basis PSI tidak mudah. Banteng tak mudah dikalahkan, bahkan berpeluang besar akan menyeruduk gajah sehingga tak berdaya di Solo Raya," ujar Jamiluddin.
BACA JUGA:833 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Pecat 261 Pegawai yang Terlibat Pelanggaran
Sebelumnya, Kaesang secara terbuka menyampaikan rencana maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2029. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Solo, Jawa Tengah.
"Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah," ujar Kaesang dalam agenda tersebut, Sabtu, 25 Juli 2026 malam.
Dalam kesempatan itu, Kaesang meminta para kader PSI tidak saling berebut suara antarcaleg. Ia mendorong koordinasi internal agar konflik antarcalon legislatif dapat diminimalkan setelah kontestasi berlangsung.
Kaesang juga menyatakan optimisme PSI dapat menghadapi Pemilu 2029 dengan solid. Ia mengatakan akan mendampingi kader partai dalam menjalankan agenda politik di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.
"Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo," kata Kaesang.
Dengan masuknya Kaesang ke Dapil Jateng V, Solo Raya berpotensi menjadi salah satu panggung politik paling menarik menuju Pemilu 2029. Wilayah yang selama ini menjadi simbol kekuatan PDI-P kini akan diuji oleh upaya PSI membangun basis baru dengan membawa nama besar keluarga Jokowi.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-