707 Siswa Tumbang, BGN Naikkan Status Keracunan MBG Jadi Kejadian Fatal! Kepala Dapur Terancam Dipecat

707 Siswa Tumbang, BGN Naikkan Status Keracunan MBG Jadi Kejadian Fatal! Kepala Dapur Terancam Dipecat

BGN mencoret 80 sekolah elite dari penerima MBG, menemukan 6 juta data ganda, serta mengembalikan Rp311 miliar ke kas negara.-Foto: Antara-

Ia menegaskan BGN menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap kasus keracunan dalam program MBG.

“Kasus keracunan tidak boleh terjadi lagi. Kami menerapkan toleransi nol terhadap setiap kasus keracunan. Ini menyangkut nyawa, kesehatan, dan keamanan anak-anak kita, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita,” tuturnya.

Langkah tersebut diambil setelah dugaan keracunan massal terjadi di SMK Negeri 6 Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Sebanyak 707 orang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG. Jumlah itu terdiri atas 693 siswa dan 14 guru.

Dari total korban, sebanyak 698 orang mendapat penanganan langsung di lokasi. Sementara sembilan orang dirujuk ke Puskesmas Halmahera, RSUD KRMT Wongsonegoro, RST Bhakti Wira Tamtama, dan Puskesmas Bangetayu untuk menjalani observasi lanjutan.

Para korban dilaporkan mengalami gangguan pencernaan berupa mual, muntah, dan diare setelah menyantap makanan yang diproduksi oleh SPPG Karangturi.

Hasil investigasi terhadap dugaan keracunan tersebut diperkirakan baru akan diumumkan dalam lima hingga tujuh hari ke depan.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya