Isu Kerusuhan Jelang HUT RI Mencuat, Mensesneg Lempar Bola Pengamanan ke TNI-Polri

Isu Kerusuhan Jelang HUT RI Mencuat, Mensesneg Lempar Bola Pengamanan ke TNI-Polri

Gunung Anak Krakatau erupsi dan sebar abu vulkanis. Begini langkah pemerintah menangani dampak erupsi di sejumlah wilayah terdampak.-Foto: Instagram @sufmi.dasco-

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah mulai menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi situasi yang dianggap rawan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyerahkan urusan teknis pengamanan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Prasetyo memilih tidak banyak berkomentar soal isu potensi kerusuhan yang disebut-sebut bakal terjadi menjelang perayaan kemerdekaan. Menurut dia, urusan pengamanan merupakan wilayah TNI dan Polri.

“Itu urusan teknis, ya, nanti Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI. Bidang kami bukan di situ,” kata Prasetyo seusai menghadiri pertemuan dengan pimpinan DPR, Kapolri, dan Panglima TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Isu potensi kerusuhan sebelumnya disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena ketika menyerahkan draf usulan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan kepada DPR pada 3 Agustus 2026.

“Seperti teman-teman tahu, Agustus diprediksi akan ada kerusuhan besar. Memang kami di tingkat lapangan sudah melihat situasi-situasi yang kami sadari akan sangat-sangat rawan,” ujar Andi.

BACA JUGA:Gedung Bapenda Jakarta Terbakar, 1.000 ASN Dipaksa Kerja dari Rumah

Atas kondisi tersebut, Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia meminta pemerintah dan DPR lebih serius membahas RUU Ketenagakerjaan. Andi mengatakan situasi yang berkembang di lapangan menjadi alasan kelompok buruh memberikan peringatan tersebut.

“Karena itu, Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia mengingatkan DPR dan pemerintah agar serius dalam pembahasan RUU Ketenagakerjaan,” katanya.

Prasetyo memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi berbagai kemungkinan menjelang peringatan kemerdekaan. Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena persiapan pengamanan telah dilakukan.

“Tapi semuanya baik-baik saja. Semua dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Tentu itu bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tutur Prasetyo.

Panglima TNI Agus Subiyanto secara terpisah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terseret informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurut dia, berbagai kabar di media sosial berkembang secara masif menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.

BACA JUGA:Youtuber Bigmo Dieriksa di Polda Metro Jaya, Ada Dugaan Eksploitasi Ekonomi dan Anak Saat Live

“Saya mengimbau seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang beredar di media sosial dan belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena dapat menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat,” kata Agus seusai rapat di Kompleks DPR, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Agus meminta masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Sementara itu, TNI akan melakukan patroli rutin untuk menjaga situasi keamanan di berbagai wilayah.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya