Instagram Kabinet Bayangan Dibajak, Penipu Tebar Giveaway Palsu hingga Jual iPhone Murah

Instagram Kabinet Bayangan Dibajak, Penipu Tebar Giveaway Palsu hingga Jual iPhone Murah

Instagram Kabinet Bayangan dibajak. Peretas menyebar giveaway palsu, jual iPhone dan emas murah, serta mencantumkan rekening penipuan.-Foto: X @mmaryasir-

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Akun Instagram Kabinet Bayangan mendadak dibajak dan dikuasai orang tak dikenal selama sekitar satu jam pada Ahad, 16 Agustus 2026. Dalam waktu sesingkat itu, peretas sempat mengubah akun yang biasa dipakai untuk mengkritik pemerintah menjadi lapak penipuan digital.

Sekretaris Kabinet Bayangan sekaligus administrator akun Instagram tersebut, Ahmad Jilul Qur’ani Farid, mengatakan pengambilalihan akun bermula ketika ia menerima notifikasi adanya upaya masuk ke akun sekitar pukul 09.00 WIB.

“Saya langsung menolak. Tetapi saya tidak cepat-cepat mengganti kata sandi,” kata Jilul kepada Tempo, Ahad, 16 Agustus 2026. Upaya masuk tersebut terdeteksi berasal dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Meski permintaan masuk dari perangkat lain sudah ditolak, akun Instagram Kabinet Bayangan tiba-tiba keluar dari perangkat milik Jilul. Tim kemudian berjibaku merebut kembali akun yang sudah dikuasai pihak lain.

Jilul yang juga Direktur Eksekutif Masyarakat Transparansi Indonesia mengatakan timnya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mendapatkan kembali kendali akun. Berbagai cara dicoba, mulai dari masuk kembali, melakukan verifikasi berulang, sampai menghubungi Meta selaku perusahaan induk Instagram.

BACA JUGA:Tiket Wisata Bromo Terdampak Karhutla, Ini Tenggat Refund dan Reschedule

Akun tersebut akhirnya berhasil direbut kembali sekitar pukul 10.30 WIB. “Akhirnya akun kembali lagi. Saya segera menghapus perangkat-perangkat yang tidak jelas,” ujar Jilul.

Namun, selama berada di tangan peretas, akun Kabinet Bayangan sempat dipakai untuk menyebarkan sejumlah konten penipuan dan giveaway palsu. Salah satunya menawarkan iPhone hingga emas dengan harga miring menggunakan template flyer Kabinet Bayangan yang sudah dimodifikasi.

“Orang mengira itu postingan kami. Jadi itu penipuan,” kata Jilul.

Bukan cuma konten yang diacak-acak. Peretas juga mengganti tautan pada bio Instagram Kabinet Bayangan dengan tautan palsu yang mengarahkan pengguna ke akun Telegram yang seolah-olah merupakan kanal resmi Kabinet Bayangan.

Masalahnya, modus tersebut tampaknya tidak berhenti pada unggahan yang terlihat mencurigakan. Selama akun dikuasai peretas, belasan orang mengirim pesan dan mengaku telah mentransfer uang ke rekening yang dicantumkan pelaku.

BACA JUGA:YouTube Perketat Syarat Monetisasi, Pemula Wajib Waspada dan Kerja Keras!

Beberapa orang bahkan mengaku sudah mengirim uang antara Rp9 juta hingga Rp30 juta. Jika benar, jumlah tersebut jelas bukan lagi perkara giveaway receh. Hanya saja, Jilul masih meragukan klaim tersebut dan memilih memeriksanya satu per satu.

Keraguan itu muncul karena pada waktu bersamaan Kabinet Bayangan memang sedang menggalang donasi untuk korban gempa Flores. Namun, dana yang terkumpul dalam penggalangan tersebut bahkan belum mencapai Rp30 juta.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya