Danantara Siapkan Pembenahan Antam, Trading Emas Jadi Sorotan Utama, Dony Oskaria Ungkap Arah Baru

Danantara Siapkan Pembenahan Antam, Trading Emas Jadi Sorotan Utama, Dony Oskaria Ungkap Arah Baru

Danantara Siapkan Pembenahan Antam, Trading Emas Jadi Sorotan Utama, Dony Oskaria Ungkap Arah Baru-instagram-Instagram

SEMERAKNEWS.CO.ID - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengungkapkan bahwa sebagian besar pendapatan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam berasal dari aktivitas trading emas. Sumber pendapatan itu, menurutnya, lebih dominan dibandingkan hasil tambang emas yang dimiliki perusahaan sendiri.

Pernyataan tersebut disampaikan Dony saat membahas transformasi sektor pertambangan, energi, dan hilirisasi yang sedang dikerjakan Danantara bersama perusahaan-perusahaan BUMN.

Ia menjelaskan, skala tambang emas yang benar-benar dimiliki dan dioperasikan Antam relatif kecil. Karena itu, kontribusi terbesar terhadap pendapatan perusahaan selama ini datang dari kegiatan jual-beli emas atau trading.

BACA JUGA:Prabowo Turun ke Riau, Karhutla Belum Kelar: Api Dipadamkan, Sistem Jangan Ikut Mati

Danantara kini berupaya membenahi struktur tersebut secara bertahap. Trading emas akan diperbesar, sementara kinerja pertambangan aneka logam Antam juga didorong agar meningkat. Targetnya, kedua lini bisnis itu dapat tumbuh lebih seimbang.

Pembenahan diharapkan memperkuat kontribusi Antam melalui MIND ID kepada Danantara. Peningkatan dividen menjadi salah satu tujuan dari transformasi yang sedang dijalankan di sektor pertambangan milik negara.

Penataan bisnis Antam merupakan bagian dari agenda yang lebih luas di klaster pertambangan dan energi. Danantara juga menyoroti proyek pengolahan bauksit menjadi alumina di Mempawah, pengembangan ekosistem baterai, penataan model bisnis Timah, serta pengembangan tambang aspal Buton.

BACA JUGA:Baru Gabung Klub Investor Kelas Dunia, Danantara Langsung Janji Tak Mau Jadi Mesin Duit Elit

Pada proyek Mempawah, rantai hilirisasi diarahkan untuk mengolah bauksit menjadi alumina, kemudian dilanjutkan menjadi aluminium. Langkah itu ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri, bukan sekadar menjual bahan mentah.

Dony menyebut transformasi dilakukan satu per satu di sejumlah perusahaan MIND ID. Untuk Antam, fokus awalnya adalah memperkuat aktivitas trading emas sekaligus meningkatkan kapasitas pertambangan. Danantara belum merinci target keuangan baru, tetapi menegaskan bahwa keseimbangan dua lini bisnis tersebut diharapkan mengangkat kinerja dan dividen BUMN.

Penjelasan tersebut tidak berarti kegiatan pertambangan Antam dihentikan. Justru, Danantara ingin kapasitas tambang dan pengolahan logam ikut diperkuat agar perusahaan memiliki fondasi produksi yang lebih besar.

BACA JUGA:Danantara Didesak Jadi Pemadam Kebakaran PHK, Jangan Cuma Pegang Duit Negara tapi Diam Saat Pabrik Tumbang

Dengan begitu, trading emas tetap menjadi sumber pendapatan penting, sementara kegiatan tambang memberi nilai tambah dari hulu. Implementasi strategi itu akan menentukan seberapa besar dampaknya terhadap kinerja Antam pada periode berikutnya.

Evaluasi berkala tetap diperlukan agar ekspansi trading tidak mengurangi perhatian terhadap produksi dan pengolahan mineral.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya