Adhi Karya Tidak Melepas ADCP, Danantara Fokuskan Penataan Bisnis, Bagaimana Nasib LRT City?
Adhi Karya Tidak Melepas ADCP, Danantara Fokuskan Penataan Bisnis, Bagaimana Nasib LRT City?-https://adhi.co.id/-https://adhi.co.id/
SEMERAKNEWS.CO.ID – PT Adhi Karya (Persero) Tbk menegaskan PT Adhi Commuter Properti Tbk atau ADCP tidak termasuk perusahaan yang akan dilepas dalam tahap awal penataan bisnis. Kepastian itu disampaikan setelah Danantara mendorong Adhi Karya menghentikan pembentukan anak usaha baru dan kembali memusatkan perhatian pada bisnis kontraktor.
Corporate Secretary Adhi Karya Siswanto mengatakan kajian bersama Danantara saat ini berfokus pada dua perusahaan afiliasi yang bergerak di bidang jalan tol dan pengolahan air. Divestasi kepemilikan Adhi Karya di dua entitas tersebut ditargetkan dimulai pada 2026 dan dilakukan secara bertahap.
Dengan penjelasan itu, ADCP sebagai pengembang Apartemen LRT City bukan perusahaan yang dilepas dalam rencana awal. Meski begitu, persoalan proyek LRT City tetap dikaji bersama Danantara, terutama terkait skema pendanaan untuk menyelesaikan empat proyek yang belum diserahterimakan kepada konsumen.
Danantara merupakan pemegang saham mayoritas yang mengarahkan Adhi Karya untuk memperkuat bisnis inti Engineering & Construction. Penataan portofolio dapat dilakukan melalui divestasi, merger, konsolidasi, atau aksi korporasi lain. Adhi Karya dan Danantara masih melakukan analisis mendalam untuk menentukan pilihan yang paling tepat.
Sebelumnya, COO BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria meminta Adhi Karya tidak lagi membuka anak perusahaan baru. Ia menilai sejumlah anak usaha yang dibentuk sebelumnya menghadapi masalah. Karena itu, perusahaan didorong kembali fokus sebagai kontraktor dengan kualitas dan kinerja yang lebih kuat.
BACA JUGA:Pergantian Purbaya oleh Suahasil Memicu Reaksi Ramai di Media Sosial, Netizen Langsung Heboh
Penataan bisnis dibahas dalam rapat BP BUMN, BPI Danantara, dan jajaran direksi Adhi Karya pada 3 September 2026. Agenda tersebut membicarakan streamlining dan restrukturisasi perseroan.
Untuk proyek Apartemen LRT City, Danantara sebelumnya menyatakan akan membantu penyelesaian unit yang sudah dibeli masyarakat. Dana sekitar Rp456 miliar disebut diperlukan untuk menyelesaikan lebih dari 2.000 unit. Namun, skema pendanaan dan tahapan pelaksanaannya masih menjadi bagian dari kajian.
Keterangan ini menunjukkan restrukturisasi Adhi Karya tidak otomatis berarti penutupan semua anak usaha. Fokusnya adalah merapikan portofolio, memperkuat bisnis utama, dan mencari solusi bagi proyek yang masih memiliki kewajiban kepada konsumen.
BACA JUGA:Pilkades Mau Dihapus? Mendagri Bilang Masih Dikaji, DPR Sudah Ketar-ketir Demokrasi Desa Terancam
Penegasan bahwa ADCP tidak dilepas memberi gambaran bahwa penataan portofolio dilakukan secara selektif, bukan serentak terhadap seluruh anak usaha. agi konsumen, perhatian utama tetap pada kepastian penyelesaian unit dan serah terima.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-