Desil Bansos Bikin Sengsara, Warga Jakarta Geruduk Kemensos
Warga Jakarta memprotes ketidakakuratan desil bansos ke Kemensos. Sebanyak 2.500 warga miskin terancam kehilangan bantuan sosial.-Foto: Kompas-
Keluhan warga tersebut mendapat pengakuan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Ia menyatakan masih terdapat data pemeringkatan yang belum akurat.
“Bapak ibu boleh protes, menyanggah, usul, kita coba telusuri, dalami dan perbaiki. Karena kita menyadari data kita belum sepenuhnya akurat,” ujar dia.
Saifullah berjanji menindaklanjuti laporan warga dan memberikan tenggat waktu tujuh hari kepada Kementerian Sosial untuk melakukan perbaikan. Proses tersebut akan ditempuh melalui verifikasi dan validasi ulang di lapangan.
Tenggat tujuh hari itu kini menjadi ujian bagi pemerintah. Sebab, bagi warga seperti Murniasih, persoalan desil bukan sekadar urusan statistik. Ketika pendapatan harian bahkan tidak mampu menutup kebutuhan keluarga, label mampu di atas kertas justru bisa menjadi alasan negara menjauh dari mereka yang seharusnya dilindungi.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-