Karyawan SPPG Bantul Jadi Ramai di Media Sosial, Video Viral Dirinya Tuai Respon Wakil Presiden dan Netizen Indonesia

Karyawan SPPG Bantul Jadi Ramai di Media Sosial, Video Viral Dirinya Tuai Respon Wakil Presiden dan Netizen Indonesia

Sebanyak 219 orang diduga mengalami gangguan kesehatan usai menyantap MBG di Batang. BGN menyetop SPPG dan mencopot kepala dapurnya.--

SEMERAKNEWS.CO.ID – Viralnya video seorang karyawan SPPG di Bantul yang diduga mengejek korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai perhatian. Video tersebut beredar di media sosial dan menjadi sorotan karena memperlihatkan sikap yang disebut bernada ejekan kepada korban keracunan MBG.

Sumber 20Detik menyebut sosok dalam video itu sebagai karyawan SPPG di Bantul. Namun, materi sumber tidak memuat identitas pegawai tersebut maupun rincian waktu pembuatan video. Karena itu, informasi mengenai karyawan SPPG tersebut tetap perlu dibaca sesuai keterangan yang tersedia.

BACA JUGA:Resmi! Program Magang Nasional 2026 Tahap 2 Resmi Dimulai, Peserta Wajib Perhatikan Ini Sejak Awal

Peristiwa ini berkaitan dengan korban keracunan MBG. Sumber hanya menjelaskan bahwa video viral itu memuat dugaan ejekan terhadap korban program MBG, tanpa menguraikan jumlah korban, lokasi kejadian keracunan, atau kondisi kesehatan mereka.

Video viral karyawan SPPG itu kemudian mendapat perhatian dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Respons Gibran disampaikan melalui unggahan di akun Instagram miliknya, sebagaimana diberitakan 20Detik.

Dalam unggahan tersebut, Gibran menyayangkan sikap pegawai yang membuat video bernada ejekan. Tanggapan itu menjadi respons Gibran terhadap video viral yang menyeret karyawan SPPG dan isu keracunan MBG.

BACA JUGA:Karhutla Menggila, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan, Ribuan Titik Api Masih Nongol

Judul video 20Detik merangkum pernyataan Gibran dengan kalimat “Sangat Disayangkan”. Ungkapan tersebut menunjukkan bahwa Gibran menilai tindakan pegawai SPPG dalam video itu patut disesalkan, tetapi sumber tidak memuat penjelasan lebih jauh mengenai langkah lanjutan.

Sumber juga tidak menyebut apakah karyawan SPPG tersebut telah dikenai sanksi, diperiksa, atau memberikan klarifikasi. Karena belum ada keterangan itu di halaman rujukan, informasi mengenai dugaan ejekan terhadap korban keracunan MBG tidak dapat diperluas di luar fakta yang disampaikan.

Dengan demikian, fakta utama dalam kabar ini adalah beredarnya video viral karyawan SPPG di Bantul yang diduga mengejek korban keracunan program MBG. Video itu memicu respons keras Gibran, yang menyatakan sikap pegawai tersebut sangat disayangkan.

BACA JUGA:Emas 74 Kg Bikin Geger! Febrie Bantah Punya, Kasus Pemerasan Kini Masuk Meja Hijau

Kabar tersebut kembali menempatkan perilaku karyawan SPPG dalam sorotan ketika program MBG disebut dalam konteks korban keracunan. Namun, halaman sumber hanya menyajikan ringkasan video dan tanggapan Gibran, bukan uraian investigasi mengenai latar belakang rekaman.

 

20Detik mencantumkan Adhi Nauval Ilmi sebagai penulis video. Hingga informasi pada sumber itu, belum tersedia rincian tambahan tentang identitas pegawai, isi lengkap video viral, ataupun perkembangan penanganan dugaan ejekan tersebut. Pembaca perlu membedakan fakta yang telah disebutkan dengan informasi yang masih berupa dugaan.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya