Erick Thohir Ungkap Rekor Baru MotoGP Mandalika, Penonton Naik 12,5 Persen dari Tahun Lalu
Erick Thohir Ungkap Rekor Baru MotoGP Mandalika, Penonton Naik 12,5 Persen dari Tahun Lalu-@info_jabodetabek-Instagram
SEMARAKNEWS.CO.ID - MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika mencatat jumlah penonton tertinggi sejak ajang tersebut digelar di Lombok. Sebanyak 157.875 orang menyaksikan rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia selama tiga hari, 9–11 Oktober 2026.
Jumlah itu meningkat dibandingkan penyelenggaraan 2025 yang dihadiri 140.324 penonton. Dengan demikian, terdapat tambahan 17.551 orang atau kenaikan sekitar 12,5 persen. Capaian tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Sirkuit Mandalika, Minggu, 11 Oktober 2026.
Erick menilai tingginya jumlah penonton menunjukkan bahwa ajang olahraga internasional dapat menciptakan kegiatan ekonomi bagi masyarakat. Persaingan pembalap dunia menjadi salah satu daya tarik utama, ditambah kehadiran pembalap Indonesia seperti Veda Ega Pratama dan Mario Aji.
Rangkaian MotoGP Mandalika juga dilengkapi hiburan musik yang menghadirkan sejumlah artis nasional, termasuk Agnez Mo. Kombinasi balapan, penampilan pembalap lokal, dan hiburan tersebut membantu menarik penonton untuk datang selama rangkaian acara berlangsung.
Dampak MotoGP Indonesia tidak hanya terlihat dari jumlah orang di tribun. Masyarakat di sekitar kawasan Mandalika berharap peningkatan kunjungan ikut menggerakkan sektor kuliner, transportasi, penginapan, perdagangan, dan usaha mikro, kecil, serta menengah.
Erick optimistis target perputaran uang dan dampak ekonomi sebesar Rp5 triliun dapat tercapai. Ia juga menyampaikan klaim bahwa tingkat kemiskinan di sekitar kawasan turun hampir tiga persen. Namun, realisasi target ekonomi serta angka penurunan kemiskinan masih memerlukan pengukuran dan data yang terverifikasi.
BACA JUGA:BYD Atto 1 Salip Mobil Jepang, Penjualan Mobil Terlaris Agustus 2026 dan Cetak Rekor Tahunan
Karena itu, rekor penonton MotoGP Mandalika perlu dibaca bersama dengan indikator ekonomi yang lebih lengkap. Jumlah pengunjung memang menunjukkan minat publik, tetapi besarnya manfaat bagi warga harus dibuktikan melalui data transaksi, tingkat hunian, pendapatan pelaku usaha, dan perubahan kesejahteraan yang terukur.
Penyelenggaraan 2026 tetap menjadi catatan penting bagi Mandalika. Kenaikan penonton memberi modal positif untuk pengembangan event berikutnya. Tantangannya adalah menjaga kualitas penyelenggaraan dan memastikan pertumbuhan MotoGP Indonesia benar-benar memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar sirkuit.
BACA JUGA:Pramono Beberkan Progres 19 Sekolah Dengan Anggaran Rp876,79 Miliar: Tinggal Kurang dari Satu Persen
Data penonton tersebut merupakan angka kumulatif selama tiga hari, bukan jumlah pengunjung pada satu sesi balapan. Perbandingan dengan tahun sebelumnya memberi gambaran pertumbuhan minat terhadap MotoGP Mandalika. Namun, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya dinilai dari jumlah penonton, melainkan juga dari kelancaran transportasi, keamanan, kebersihan, dan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal.
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-